Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN ASAM KLOROGENAT PADA MENCIT SWISS WEBSTER DENGAN MODEL UNILATERAL URETERAL OBSTRUCTION: Kajian terhadap Kadar Hemoglobin, Fraksi Area Fibrosis, Ekspresi mRNA TGF-Beta dan Snail

MASITA MUCHTAR, dr. Nur Arfian, Ph.D.; dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU BIOMEDIK

Latar belakang: Penyakit ginjal kronis memiliki karakteristik adanya cedera tubulus, inflamasi, dan fibrosis interstisial. Anemia merupakan salah satu komplikasi dari gagal ginjal kronik. Transforming Growth Factor-Beta1 (TGF-Beta1) dan Snail berperan pentng pada fibrosis ginjal. Asam klorogenat diketahui memiliki efek renoprotektif dan antifibrotik, namun pengaruh asam klorogenat pada, kadar hemoglobin, fraksi area fibrosis, ekspresi mRNA TGF-Beta1 dan mRNA Snail masih belum diketahui. Tujuan: Untuk mengkaji efek pemberian asam klorogenat dalam mencegah fibrosis ginjal pada mencit model Unilateral Ureteral Obstruction (UUO). Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan post test only dengan subjek 25 ekor mencit galur Swiss Webster jantan dewasa yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok SO (Sham Operation/kontrol), U7 (UUO hari ke-7), U14 (UUO hari ke-14), UC7 (UUO+asam klorogenat hari ke-7 dengan dosis 14 mg/kgBB/hari secara intraperitoneal) dan UC14 (UUO+asam klorogenat hari ke-14 dengan dosis 14 mg/kgBB/hari secara intraperitoneal). Kadar haemoglobin diperiksa dengan hematology analyzer, fraksi area fibrosis dengan pewarnaan Sirius Red. Ekspresi mRNA TGF-Beta1 dan mRNA Snail diperiksa dengan RT-PCR. Data yang didapat dikuantifikasi dengan perangkat lunak ImageJ, kemudian diolah dengan SPSS. Hasil: Pada kelompok yang diinduksi UUO tanpa pemberian asam klorogenat menunjukkan kadar hemoglobin yang lebih rendah, fraksi area fibrosis, ekspresi mRNA TGF-Beta1 dan Snail yang lebih tinggi dibanding dengan kelompok kontrol dengan nilai p<0,005, sedangkan pada kelompok yang diinduksi UUO dan diberi asam klorogenat menunjukkan kadar hemoglobin yang lebih tinggi, fraksi area fibrosis, ekspresi mRNA TGF-Beta1 dan Snail yang lebih rendah dibanding kelompok U14 dengan nilai p<0,005. Kesimpulan: Pemberian asam klorogenat menunjukkan kadar hemoglobin yang lebih tinggi, fraksi area fibrosis, ekspresi mRNA TGF-Beta1 dan mRNA Snail yang lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak mendapat asam klorogenat.

Backgrounds: Chronic kidney failure cause renal fibrosis that is characterized by tubular injury, inflammation, and interstitial fibrosis. Anemia is one complications of chronic kidney failure. Transforming Growth Factor-Beta1 (TGF-Beta1) and Snail are important in renal fibrosis. Chlorogenic acid have be known renoprotective and antifibrotic effects, however the effect of chlorogenic acid on hemoglobin level, fibrosis area fraction, TGF-Beta1 and Snail mRNA expression were still unknown. Objective: To assess the effects of chlorogenic acid administration in preventing renal fibrosis in mice with unilateral ureteral obstruction models. Methods: This was a quasi experimental research with post test only group design. Subjects were 25 of male adult Swiss Webster mice. Subject were divided into 5 group: SO (Sham Operation/control), U7 (day-7), U14 (UUO day-14), UC7 (day-7 UUO+chlorogenic acid with dose 14mg/KgBW/day intraperitoneally) and UC14 (day-14 UUO+chlorogenic acid with dose 14mg/KgBW/day intraperitoneally). Hemoglobin levels have been examined by hematology analyzer, and fibrosis area fractions was examined with Sirius Red staining. TGF-Beta1 and Snail mRNA expression have been examined with RT-PCR. The data obtained were quantified with the ImageJ software, then processed with SPSS. Results: UUO induced group without chlorogenic acid administration showed lower hemoglobin level, higher fibrosis area fraction, TGF-Beta1 and Snail mRNA expression compared to control group, p<0.005. Furthermore, chlorogenic acid administration groups had higher hemoglobin level, lower fibrosis area fraction, TGF-Beta1 and Snail mRNA expression compared to U14 group, p<0.005. Conlusion: Chlorogenic acid administration showed higher hemoglobin levels, lower TGF-Beta1 and Snail mRNA expression comparison to group without chlorogenic administration.

Kata Kunci : Unilateral Ureteral Obstruction (UUO), asam klorogenat, kadar hemoglobin, fraksi area fibrosis, TGF-Beta1, snail, Unilateral Ureteral Obstruction (UUO), Chlorogenic Acid, Hemoglobin Level, Fibrosis Area Fraction, TGF-Beta1

  1. S2-2018-407443-abstract.pdf  
  2. S2-2018-407443-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-407443-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-407443-title.pdf