Laporkan Masalah

Pengaruh Preferensi Lokasi terhadap Sensasi Kenyamanan Termal Studi Kasus: Bangunan Perpustakaan UGM

DIAN DIANTI AVORESSI, Dr. Ir. Jatmika Adi Suryabrata, M.Sc; Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D

2018 | Tesis | MAGISTER ARSITEKTUR

Adanya kebebasan (personal control) yang dimiliki penghuni dalam mengatur kondisi lingkungan akan membuat penghuni lebih toleran terhadap kondisi termalnya. Belum banyak penelitian yang membahas tentang kenyamanan termal terkait kebebasan di bangunan yang tidak mengharuskan penghuni berada di suatu bangunan dalam waktu lama, misalnya perpustakaan. Pengambilan data dilakukan langsung di perpustakaan UGM gedung L1 ruang AC (air-conditioned) dan NV (naturally ventilated), pada bulan Februari hingga Maret 2018 pukul 11.00 – 15.00 WIB. Pengukuran data objektif dilakukan dengan mengukur suhu udara, globe temperature, kelembapan relatif, dan kecepatan udara pada ketinggian 1,1 m atau setara dengan ketinggian orang saat posisi duduk. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat nyaman di ruang AC dengan suhu 20-23°C dan NV dengan suhu 25-29°C di perpustakaan masuk dalam kategori yang sama yaitu slightly comfortable, walaupun dengan kecondongan yang berbeda. Rentang suhu nyaman di ruang NV lebih lebar dibandingkan di ruang AC yang mengindikasikan bahwa responden di ruang NV lebih toleran terhadap kondisi termalnya. Perbedaan rata-rata suhu nyaman di ruang AC lebih rendah 2°C daripada di ruang NV. Selain itu, pertanyaan dalam kuesioner penelitian ini baru bisa mengungkapkan sensasi suhu, sementara sensasi kelembapan dan kecepatan udara belum bisa terungkap.

Personal control of occupant to change the environment condition make occupant more tolerant with the thermal environment. Only few research which discusses thermal comfort with personal control in buildings without required occupants inside the building for a long time, such as a library. Field measurements were conducted in the library of UGM, L1 building, in the AC (air-conditioned) room and NV (naturally ventilated) room, from February to March 2018 at 11.00 to 15.00. Air temperature, globe temperature, relative humidity, and air velocity were measured at a height of 1,1 m above the floor which represents to the height of the sitting position. Thermal comfort level in AC room (20-23°C) and NV room (25-29°C) in the library result in the same category that is slightly comfortable, although with different skewness. The range of comfort temperature in NV room is wider than in the AC room which indicates that respondents in the NV room are more tolerant of the thermal conditions. The difference of average comfort temperature in AC room is 2°C lower than in NV room. In addition, the questionnaire can only reveal the temperature sensation, while the sensation of relative humidity and air velocity cannot be revealed

Kata Kunci : thermal comfort, personal control, library

  1. S2-2018-404524-abstract.pdf  
  2. S2-2018-404524-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-404524-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-404524-title.pdf