ANALISIS PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA DAN RISIKO DENGAN KEBERAGAMAN DIREKSI SEBAGAI PEMODERASI: STUDI PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI ASEAN
MAULIDA NURUL I, Mamduh M. Hanafi, M.B.A., Ph.D.
2018 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMENPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara intellectual capital dengan kinerja dan risiko. Selain itu, penelitian ini juga menguji apakah keberagaman direksi dapat memperkuat hubungan antara intellectual capital terhadap kinerja dan risiko pada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di industri perbankan di ASEAN. Data dalam penelitian ini diperoleh dari database Blommberg, OSIRIS dan laporan keuangan tahunan perusahaan dengan periode pengamatan tahun 2012-2016 dan dilakukan di lima negara yang ada di ASEAN yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini secara keseluruhan berjumlah 375 observasi. Penelitian ini menggunakan analisis model regresi data panel, yaitu fixed effect regression dan random effect regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif dengan kinerja dan bepengaruh negatif terhadap risko. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan intellectual capital secara efisien dan efektif akan membuat perusahaan mencapai kinerja. Selain itu itu, komponen intellectual capital yang terdiri dari HCE, SCE dan CEE dapat membantu mengurangi risiko kredit. Pada hubungan interaksi, hasil pengujian sejalan dengan social psychology theory dan menunjukkan bahwa adanya kebergaman direksi justru mengurangi kinerja dan meningkatkan risiko yang dihadapi perusahaan.
The purpose of this study is to examine the effect between intellectual capital on firm performance and risk. Moreover, this study also examine whether the board diversity can strengthen the effect between intellectual capital on firm performance and risk that operates in banking industries in ASEAN. The data in this study obtained from the Bloomberg and OSIRIS database and also annual report with the observation period of 2012-2016 and conducted on five countries in ASEAN, namely Indonesia, Philippines, Malaysia, Singapore, and Thailand. The final sample used in this study consists of a total of 375 observations. This study uses panel data regression model analysis, ie. fixed effect regression and random effect regression. The results showed that intellectual capital has a positive effect with firm performance and has negative effect with risk. This result indicate that the efficient and effective use of intellectual capital will make the firms achieved higher firm performance. Meanwhile, intellectual capital component consisting of HCE, SCE and CEE can help reduce credit risk. In the interaction effect, the result is consistent with social psychology theory and showed that the presence of board diversity actually reduces firm performance and increases the risks.
Kata Kunci : Intellectual Capital, Keberagaman Direksi, Kinerja Perusahaan, Risiko.