Laporkan Masalah

TINGKAT KERENTANAN DAN STRATEGI PENGHIDUPAN MASYARAKAT DI KAWASAN EKOWISATA HUTAN LINDUNG KALIBIRU, KABUPATEN KULONPROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Studi Kasus Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Mandiri Dan Sukomakmur)

RANGGA UMARA ABADI, Prof. Dr. M. Baiquni, M.A;Dr. Wiwik Puji Mulyani, M.Si

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU LINGKUNGAN

Perubahan status areal kerja Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) di Hutan Kemasyarakatan Kalibiru menjadi Kawasan Lindung menyebabkan masyarakat harus menerapkan berbagai pilihan strategi sebagai respon guna mensejahterakan rumahtangganya. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menganalisis tingkat kerentanan masyarakat berdasarkan kepemilikan aset penghidupan dan adanya konteks kerentanan; (2) Menganalis strategi penghidupan yang diterapkan; (3) Menganalisis hubungan antara strategi penghidupan dengan tingkat kesejahteraan. Penelitian ini merupakan penelitian yang mengkombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif (mix method). Responden ditentukan dengan menggunakan tekhnik quota sampling. Total responden berjumlah 72 orang dari KTHKm Mandiri (link up dengan ekowisata) dan 20 orang dari KTHKm Sukomakmur (tidak link up dengan ekowisata) sebagai data pembanding/kontrol. Data mengenai tingkat kerentanan dan strategi penghidupan dianalisis menggunakan metode frekuensi dan crosstab, sedangkan untuk mengetahui hubungan antara strategi penghidupan dengan tingkat kesejahteraan, maka digunakanlah analisis statistik Chi Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa; (1) Berdasarkan adanya konteks-konteks kerentanan dan n kondisi kepemilikan aset penghidupan, mayoritas anggota KTHKm Mandiri masuk dalam kategori tingkat kerentanan sedang (63% dan 83%). Sementara itu, mayoritas anggota KTHKm Sukomakmur masuk kategori tingkat kerentanan tinggi (60%); (2) Anggota KTHKm Mandiri mayoritas menerapkan strategi konsolidasi (43%) dengan menambah jam kerjanya dan meminjam dana ke pihak Bank sebagai bentuk pemanfaatan modal sosial, sedangkan anggota KTHKm Sukomakmur mayoritas menerapkan strategi survival (75%) dengan menekan pengeluaran/konsumsi melalui pemilihan jenis makanan dan penanaman tanaman sayuran di lahan pekarangan; (3) Hasil analisis Chi Square menunjukkan strategi yang memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kesejahteraan untuk anggota KTHKm Mandiri, yaitu pemanfaatan modal sosial serta investasi dan peningkatan kualitas SDM, sedangkan anggota KTHKm Sukomakmur, yaitu strategi swadaya dalam hal pekerjaan.

The changing of Community Forestry Farmer Group’s areal status into a protected area in HKm Kalibiru made the community should apply various strategies as a response to keep their prosperity. This research aims to; (1) Analyze the vulnerability of communities based on ownership of livelihood assets and vulnerability contexts; (2) Analyze the livelihood strategies implemented; (3) Analyze the relationship betweeen livelihood strategies and welfare leve. This research use mix method that combines qualitative and quantitative methods. Respondents were determined using quota sampling technique. The total number of respondet is 72 people from KTHKm Mandiri (link up with ecotourism) and 20 people from KTHKm Sukomakmur (not link up with ecotourism ) as comparison data. The level of vulnerability and livelihood strategy were analyzed using frequency and crosstab method, while using Chi Square analysis for knowing the correlation between chosen strategies with level of welfare. The results of the analysis show that; (1) Based on the exixtence of the vulnerability contexts and ownership of livelihood assets, the majority of KTHKm Mandiri members are categorized as moderete vulnerability level (63% and 83%). On the other hand, KTHKm Sukomakmur member are categorized as high vulnerability level (60%); (2) KTHKm Mandiri members majority implement consolidation strategy (43%) by increasing their working hours and borrowing funds to the Bank as a form of social capital itilization, and the majority of KTHKm Sukomakmur members apply survival strategy by reducing expenditure or consumption throuh the selection of food items and planting their own vegetables on the yard; (3) The result of Chi Aquare analysis shows that some strategies that has significant relation with welfare level for KTHKm Mandiri member are utilization of social capital and investment and improvement of human resource quality, while for KTHKm Sukomakmur members, the strategy is job-self-supporting.

Kata Kunci : Tingkat kerentanan, aset dan strategi penghidupan, Kalibiru / Vulnerability level, assets and livelihood strategy, Kalibiru

  1. S2-2018-390473-abstract.pdf  
  2. S2-2018-390473-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-390473-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-390473-title.pdf