KOREA DININGRAT : MODEL KEWIRAUSAHAAN PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) PURNA PENEMPATAN KOREA SELATAN D.I. YOGYAKARTA
LUCKY ANGGI K, Dr. Sukamdi, M.Sc ; Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, M.T, M.Sc
2018 | Tesis | MAGISTER KEPENDUDUKANKorea Diningrat merupakan salah satu paguyuban sasaran pemberdayaan TKI Purna D.I. Yogyakarta dalam bidang kewirausahaan. Kegiatan kewirausahaan yang ada dalam Korea Diningrat meliputi usaha mandiri anggota dan rencana usaha bersama. Rencana usaha bersama paguyuban Korea Diningrat merupakan wujud intervensi pemerintah dalam pelaksanaan pemberdayaan TKI purna D.I. Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profil Paguyuban Korea Diningrat beserta perannya terhadap pengembangan usaha anggota, mengkaji proses berwirausaha TKI Purna Korea Selatan anggota paguyuban Korea Diningrat, dan mengkaji strategi pengembangan paguyuban Korea Diningrat untuk peningkatan kesejahteraan TKI purna anggota paguyuban di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian didapatkan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus, yang melibatkan pengurus Paguyuban TKI Purna Korea Diningrat, anggota Paguyuban Korea Diningrat, dan BP3TKI Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paguyuban Korea Diningrat telah menjalankan fungsi dan peran sosialnya dengan optimal. Belum terlaksananya kegiatan usaha bersama merupakan gambaran belum maksimalnya fungsi dan peran ekonomi dari paguyuban Korea Diningrat. Berwirausaha mandiri merupakan contoh livelihood strategy anggota Korea Diningrat dan salah satu cara untuk tidak terjebak kembali dalam vicious circle of poverty. BP3TKI menindaklanjuti stagnansi pelaksanaan program usaha bersama paguyuban Korea Diningrat melalui alternatif program usaha bersama dengan jenis usaha yang berbeda atau pembentukan koperasi TKI purna. Rencana pengembangan paguyuban oleh Korea Diningrat adalah lebih mengefektifkan fungsi paguyuban sebagai forum sharing pengelolaan remitan dan kerja sama usaha anggota.
Korea Diningrat Group is a entrepreneurship programs’ target group of returned Indonesian Migrant Workers (TKI) in D.I. Yogyakarta. Enterpreneurship activities in the Korea Diningrat include the member’s independent businesses and joint business plans. The joint business plans of the Korea Diningrat is a manifested form of the government intervention in the implementation of returned Indonesian Migrant Workers empowerment in D.I. Yogyakarta. This research aimed to study the profile of the Korea Diningrat along with its roles to the development of the member’s businesses, to study the member’s enterpreneurship processes, and to study the development strategies of the Korea Diningrat to enhance the welfare of the members in the future. This research used qualitative approaches through a case study method. Research data were acquired through indepth interviews and focused group discussions. The results of the research showed that the Korea Diningrat has run its social roles and functions optimally. The unimplemented joint businesses was a picture of unoptimal economic roles and functions of the Korea Diningrat. Independent enterpreneurship was an example of livelihood strategy of the Korea Diningrat members and one of the ways not to stuck back in the vicious circle of poverty. The BP3TKI (Office of Placement and Protection of Indonesian Migrant Workers) Yogyakarta followed up the stagnation of the Korea Diningrat joint business programs through alternative programs with different types of joint businesses or establishment of cooperative economic organization. The group’s development plans by the Korea Diningrat were to optimalize the group’s functions as a sharing forum of remittance management and optimalize the member’s joint businesses.
Kata Kunci : Migran Kembali, Kewirausahaan, Paguyuban TKI Purna, Pemberdayaan TKI Purna