Laporkan Masalah

PENGARUH SANKSI DAN INFORMASI MENGENAI NORMA SOSIAL TENTANG PENTINGNYA KETAATAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN PAJAK: BUKTI DARI EKSPERIMEN LABORATORIUM

RIZA ISFABIANARIF, Artidiatun Adji, M.Ec., Ph.D

2018 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Upaya penegakan hukum dari pemerintah sebagai bentuk tindakan preventif atas pelanggaran pajak ternyata tidak mampu seutuhnya menjelaskan perilaku individu dalam membayar pajaknya. Terdapat sisi lain yang ternyata dapat melengkapi hal tersebut dengan memberikan penekanan yang lebih pada aspek latar belakang individu untuk membayar pajaknya bukan pada sisi motivasi pelanggaran pajak yang dilakukannya. Dengan metode eksperimen laboratorium yang diikuti sebanyak 55 orang subjek, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sanksi dan informasi mengenai norma sosial tentang pentingnya ketaatan pajak terhadap kepatuhan pajak. Norma sosial merujuk pada latar belakang seseorang untuk membayar pajak. Diseminasi informasi mengenai norma sosial tentang pentingnya ketaatan pajak tersebut dimaksudkan untuk memberikan sugesti positif atau dorongan bagi individu untuk membayar pajaknya. Sebaliknya, sanksi merupakan representasi dari sisi lain kepatuhan pajak yaitu pencegahan terhadap pelanggaran pajak yang dilakukan individu. Konsekuensi ekonomi dan efek ketakutan yang disebabkan oleh pengenaan sanksi sebagai bentuk hukuman atas perilaku ketidakpatuhan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pajak individu. Dalam rangka melakukan pengujian hipotesis penelitian, peneliti menggunakan desain faktorial antarsubjek 2x2 dengan alat uji statistik berupa Two Way ANOVA. Penelitian ini berhasil memberikan bukti empiris bahwa diseminasi informasi mengenai norma sosial tentang pentingnya ketaatan pajak dapat meningkatkan kepatuhan pajak individu. Pengenaan sanksi yang tinggi efektif untuk meningkatkan kepatuhan pajak dibandingkan dengan sanksi yang rendah. Selain itu, hasil komparasi antara diseminasi informasi mengenai norma sosial tentang pentingnya ketaatan pajak dan pengenaan sanksi menunjukkan bahwa pengenaan sanksi lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan pajak.

Law enforcement efforts from the government as a preventive way against the tax evasions were not able to fully explain the individuals behavior paying taxes. There was another puzzle that can complement it by giving more emphasis on the individual background aspect to pay their taxes and not on the motivation why they did the tax evasion. By using the laboratory experiment method that was participated by 55 subjects, this study aims to analyzed the effect of sanction and social norm information about the importance of tax obedience on tax compliance. Social norm refers to a person's background to pay taxes. Dissemination of social norm information about the importance of tax obedience was intended to provide positive suggestion or encouragement for individuals to pay taxes. On the contrary, sanctions were a representation of the other side of the tax compliance i.e. the prevention of individual tax evasions. The economic consequences and fear effects caused by imposing sanctions as a form of punishment for non-compliance behavior were expected to increase individual tax compliance. In order to test the hypothesis, the researcher uses 2x2 between-subject design factorial with a statistical test tool in the form of Two Way ANOVA. This study provided empirical evidence that dissemination of social norm information about the importance of tax obedience can improve individual tax compliance. The imposition of high level sanction was an effective way to increase the tax compliance compared with the low sanction. Furthermore, the comparative results between dissemination of social norm information about the importance of tax obedience and imposition of sanctions indicate that imposition of sanctions is more effective to increase the tax compliance.

Kata Kunci : norma sosial, sanksi, kepatuhan pajak, eksperimen

  1. S2-2018-406999-abstract.pdf  
  2. S2-2018-406999-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-406999-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-406999-title.pdf