Analisis Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Yang Terjadi Pada Anak-Anak di Daerah Istimewa Yogyakarta
SUPARMANTA, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M. Sc., Ph. D.; Dr. Eng. M. Zudhy Irawan, ST., MT.
2018 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik TransportasiPenyebab kematian terbesar pada usia sekolah dan remaja di Indonesia adalah akibat kecelakaan transportasi, disamping penyakit demam berdarah dan tuberkulosis. Berdasarkan data dari Kepolisian, angka kematian karena kecelakaan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta selama empat tahun terakhir terus meningkat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kematian pada anak adalah dengan melakukan analisis kasus-kasus kecelakaan lalu lintas yang telah terjadi pada anak, sehingga kecelakaan yang sama tidak terulang dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan angka morbiditas anak-anak korban kecelakaan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak, sedangkan Fault Tree Analysis digunakan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi fatalitas dan morbiditas anak-anak korban kecelakaan lalu lintas. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan kematian pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah faktor kecepatan, jenis kendaraan lain yang terlibat kecelakaan, perilaku pengemudi, penggunaan alat keselamatan dan hazard. Upaya menurunkan angka kematian dan morbiditas pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada anak di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dengan pendekatan Hazard Control Hierarchy, yaitu dengan Elimination berupa mencegah anak mengendarai motor dan menghilangkan hazard di pinggir jalan, Substitution berupa pemanfaatkan jasa transportasi daring, Engineering Control berupa traffic calming, pemasangan median jalan, dan pembuatan lajur khusus sepeda motor, Administrative Control antara lain dengan mengoptimalkan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Personal Protective Equipment dengan meningkatkan pemakaian alat keselamatan
The biggest cause of death in school age and adolescence in Indonesia is due to transportation accidents, in addition to dengue fever and tuberculosis. Based on data from the Police, the number of deaths due to traffic accidents in the Yogyakarta Special Region over the past four years has continued to increase. One effort that can be done to reduce mortality in children is by analyzing cases of traffic accidents that have occurred in children, so that the same accident is not repeated in the future. This study aims to reduce mortality and morbidity rates of children victims of traffic accidents in Yogyakarta Special Region. Descriptive analysis is used to describe traffic accidents that occur in children, while Fault Tree Analysis is used to determine the factors that affect the fatality and morbidity of children affected by traffic accidents. The result of analysis shows that the factors causing death in traffic accident that happened to children in Yogyakarta Special Region are speed factor, other vehicle accident, driver behavior, use of safety equipment and hazard. Efforts to reduce fatality and morbidity in traffic accidents occurring in children in Yogyakarta Special Region is Hazard Control Hierarchy approach, that is, by elimination in the form of preventing children from riding motorbikes and Eliminating hazards on the roadside, Substitution in the form of utilization of online transportation service, Engineering Control in the form of traffic calming, road median installation, and the manufacture of special lanes of motorcycles, Administrative Control in the form by optimizing Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, and Personal Protective Equipment by increasing the use of safety equipment.
Kata Kunci : Kecelakaan, Lalu Lintas, Anak, Hazard Control Hierarchy