Laporkan Masalah

Analisis Techno Economic Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Di Pulau Nusa

AJI NASIROCHMAN P, Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D. ;Dr. Eng. Suharyanto, S.T., M. Eng.

2018 | Tesis | MAGISTER TEKNIK ELEKTRO

Indonesia adalah negara kepulauan dengan jumlah pulau lebih dari 13,000 pulau. Kondisi geografis Indonesia, menjadi tantangan untuk pemerataan akses listrik kepada seluuruh penduduk Indonesia. Rasio elektrifikasi pada tahun 2016 sebesar 91,16 %. Pemerintahan Indonesia mentargetkan rasio elektrifikasi 97 % pada tahun 2019. Penelitian ini mencari konfirgurasi optimal PLTH dengan menggunakan PV, turbin angin dan baterai untuk Pulau Nusa, Sulawesi Utara. Dalam mencari konfirgurasi optimal digunakan perangkat lunak MATLAB. Konfigurasi optimal stand alone system PV, dengan jumlah PV 4500 buah dan jumlah baterai 4790 buah. Konfigurasi optimal stand alone system turbin angin, dengan jumlah turbin angin 27 buah dan jumlah baterai 3083 buah. Konfigurasi optimal PLTH, dengan jumlah PV 307 buah, jumlah turbin angin 24 buah dan jumlah baterai 3505 buah.

Indonesia is archipelago country with more than 13,000 islands. Indonesia's geographical condition, is a challenge for electricity to be access to Indonesia people. Electrification ratio in 2016 is about 91.16%. The Indonesian government is targeting electrification ratio 97% by 2019. This research is looking for optimal confirguration of hybrid power system using PV, wind turbine and batteries for Nusa Island, North Sulawesi. MATLAB software are used in search for optimum configuration. Optimal configuration of stand alone system PV with 4500 units of PV and 4790 units of battery. Optimal configuration of stand alone wind turbine system with 27 units of wind turbines and 3083 units of battery. Optimal configuration of PLTH with 307 units of PV, 24 units of wind turbines and 3505 units of battery.

Kata Kunci : PLTH, Rasio Elektrifikasi, Pulau Nusa