Laporkan Masalah

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Pada Perilaku Kewargaan Organisasional yang Dimoderasi oleh Kecerdasan Emosional Studi Pada SMA Muhammadiyah II Yogyakarta

GHARI DWI SETYADI, Gugup Kismono, MBA., Ph,D.,

2018 | Tesis | Magister Manajemen

Sekolah mempunyai jam kerja yang cukup fleksibel, dimana banyak waktu luang ketika tidak ada begitu banyak pekerjaan. Dalam pemanfaatan waktu inilah yang seharusnya dapat digunakan dengan sebaiknya melalui perilaku kewargaan organisasional. Untuk dapat mempengaruhi perilaku tersebut membutuhkan pengaruh dari sisi kepemimipinan transformasional sehingga karyawan mau untuk melakukan tindakan lebih. Untuk dapat mengetahui apa yang diinginkan pemimpin maka individu mempunyai kecerdasan emosional yang berbeda-beda yang nantinya digunakan sebagai pemikiran dan tindakan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji apakah ada pengaruh dari kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kewargaan organisasional dan untuk menguji apakah kecerdasan emosional memoderasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kewargaan organisasional. Penelitian ini menggunakan sampel karyawan dan guru pada SMA Muhammadiyah II Yogyakarta, dengan total 100 orang. Penelitian ini menggunakan pengujian hipotesis dengan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian kepemimpinan transformasional pada perilaku kewargaan organisasional menunjukkan hubungan yang positif. Sedangkan pada penelitian moderasi tidak ditemukan efek pemoderasian kepada pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kewargaan organisasional, yang dimungkinkan kecerdasaan emosional sudah termasuk tehadap perilaku kewargaan organisasional. Pengaruh tersebut tidak akan kena dampak apakah seseorang mempunyai kecerdasan emosional tinggi maupun rendah. Maka dari itu bersifat universal, siapapun bisa mempengaruhi kepemimpinan transformasional pada perilaku kewargaan organisasional dan bisa di terapkan ke siapapun dengan dampak yang sama.

Schools have flexible working hours, where there is plenty of free time when there is not so much work. It is in this use of time that it should be able to use it best through organizational citizenship behavior. To be able to influence the behavior requires the influence of the transformational leadership so that employees are willing to take more action. To be able to know what the leader wants the individual has different emotional intelligence that will be used as their thoughts and actions. The purpose of this study is to examine whether there is an influence of transformational leadership on the behavior of organizational citizenship and to test emotional intelligence moderate the influence of transformational leadership on the behavior of organizational citizenship. This study uses the sample of employees and teachers at SMA Muhammadiyah II Yogyakarta, with a total of 100 people. This study used hypothesis testing with moderated regression analysis (MRA). The results of transformational leadership research on organizational citizenship behavior show a positive relationship. Whereas in moderation research there is no effect of moderation between transformational leadership on organizational citizenship behavior, which is possible emotional intelligence is included in the behavior of organizational citizenship. Or the effect will not be affected whether someone has high emotional intelligence and low. Therefore, it is universal, anyone can influence transformational leadership on organizational citizenship behavior and can be applied to anyone with the same impact.

Kata Kunci : Perilaku kewargaan organisasional, Kepemimpinan transformasional, Kecerdasan emosional

  1. S2-2018-387146-abstract.pdf.pdf  
  2. S2-2018-387146-bibliography.pdf.pdf  
  3. S2-2018-387146-tableofcontent.pdf.pdf  
  4. S2-2018-387146-title.pdf.pdf