ANALISIS PENGEMBANGAN TERMINAL PENUMPANG DAN PARKIR KENDARAAN BANDAR UDARA OESMAN SADIK KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
SYAHRUL ALIM, Dr. Dewanti. M.S ; Dr. Ir. Latif Budi Suparma
2018 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik TransportasiHalmahera sebagai kepulauan terbesar di Provinsi Maluku Utara memiliki peluang besar untuk bisa berkembang menjadi kabupaten dengan nilai jual dalam sektor pariwisata, perkebunan dan sektor lainnya. Halmahera Selatan memiliki sepuluh desa wisata diantaranya Pantai Nusa Ra, Pantai Dermaga Biru, Benteng Barnaveld, Cagar alam Gunung Sibela, pasir putih Wayaua, wisata pulau Widi dan masih banyak lagi. Untuk medorong berkembangnya daerah tersebut perlu adanya pengembangan pada sektor insfrastruktur transportasi dalam hal ini transportasi udara, selain infrastruktur transportasi laut yang menjadi pilihan moda transportasi jarak jauh transportasi udara dirasa perlu direncanakan pegembanganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan fasilitas terminal penumpang dan parkir kendaraan pada bandar udara Oesman sadik pada masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode trend projection dan metode ekonometrik untuk meramalkan jumlah pergerakan penumpang dan pesawat dengan variabel predictor yaitu jumlah penduduk, jumlah wisatawan, jumlah pekerja, dan jumlah pendapatan (income). Perhitungan fasilitas terminal dan kebutuhan fasilitas ruang menggunakan analisis SKEP77/VI/2005 dan JICA,1996. Hasil analisis menunjukan bahwa kondisi eksisiting bandar Udara Oesman Sadik yang memiliki luas terminal penumpang sebesar 800 m2 dengan luas lahan parkir sebesar 832 m2 terbilang masih sangat cukup untuk melayani jumlah penumpang pertahun sebesar 15.797, namun untuk dapat melayani jumlah penumpang pertahun sebesar 47.175 pada tahun 2036, dengan jumlah penumpang datang waktu sibuk 34 orang dan jumlah penumpang berangkat waktu sibuk sebanyak 27 luas terminal penumpang dan area terminal bandar udara Oesman Sadik perlu di kembangkan. Luasan pengembangan yang harus dilakukan pada area terminal penumpang yaitu sebesar 236 m2 sehingga luas terminal menjadi 1036 m2 dan pengembangan yang perlu di lakukan pada area parkir yaitu penambahan luas area parkir sebesar 832 m2 sehingga luas area parkir menjadi 1700 m2 dengan kapasitas tampung kendaraan pada jam sibuk sebesar 56 kendaraan.
Halmahera as the largest archipelago in North Maluku province has a great opportunity to develop into a district with selling value in tourism, plantation and other sectors. South Halmahera has ten tourist villages including Nusa Ra Beach, Blue Dock Beach, Barnaveld Fortress, Sibela Mountain Nature Reserve, Wayaua white sand, Widi island tour and more. To encourage the development of the area there needs to be a development in the sector of transport infrastructure in this case air transport, in addition to sea transportation infrastructure which becomes the choice of long-distance transportation mode of air transportation it is necessary to plan its developments. This study aims to determine the ability of passenger terminal facilities and parking vehicles at Oesman sadik airport in the future. This research uses trend projection method and econometric method to predict number of passenger and airplane movement with predictor variable that is population, tourist number, number of worker, and amount of income (income). Calculation of terminal facility and space facility need use analysis of SKEP77 / VI / 2005 and JICA, 1996. The result of the analysis shows that the condition of Oesman Sadik Airport exisiting that has a wide area of 800 m2 passenger terminal with 832 m2 parking area is still very enough to serve the number of passengers per year of 15.797, but to be able to serve the number of passengers per year of 47,175 in 2036, with the number of passengers coming busy time 34 people and the number of passengers departed busy time as much as 27 areas of passenger terminal and terminal area of Oesman Sadik airport need to be developed. The area of development that must be done in the passenger terminal area is 236 m2 so that the terminal area becomes 1036 m2 and the development that need to be done in the parking area is the addition of parking area area of 832 m2 so that the parking area becomes 1700 m2 with the capacity of vehicle at rush hour of 56 vehicles.
Kata Kunci : Pengembangan terminal penumpang dan parkir kendaraan, Trend projection, Ekonometrik, SKEP77/VI/2005, JICA 1996