Laporkan Masalah

PERSEPSI DAN ADAPTASI PETANI PADI LAHAN KERING DI KLATEN TERHADAP VARIABILITAS CURAH HUJAN

INGRIT ITSNAANI P, Dr. Emilya Nurjani, M.Si

2018 | Skripsi | S1 GEOGRAFI LINGKUNGAN

Indonesia beriklim tropis dan curah hujan di daerah tropis bervariasi baik dalam skala ruang maupun waktu. Variabilitas curah hujan merupakan kondisi dimana terdapat perbedaan curah hujan karena topografi, perbedaan jumlah curah hujan dan frekuensinya. Fenomena El nino dan la Nina juga diduga dapat mempengaruhi variabilitas curah hujan. Pertanian merupakan salah satu sektor yang dipengaruhi oleh curah hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis variabilitas curah hujan di Klaten, menganalisis hubungan antara variabilitas curah hujan dengan produksi padi lahan kering, serta menganalisis persepsi dan adaptasi petani padi lahan kering terhadap variabilitas curah hujan. Variabilitas curah hujan yang dianalisis pada penelitan ini adalah curah hujan bulanan dan tahunan selama tahun 1989 hingga 2015. Variabilitas curah hujan dihubungkan dengan produksi padi lahan kering Kabupaten Klaten. Persepsi dan adaptasi dianalisis untuk mengetahui pandangan petani terhadap fenomena tersebut dan cara penyesuaiannya pada pertanian padi lahan keringnya. Penentuan sampel dilakukan dengan Nomogram Harry King dan didapatkan sampel 80 orang. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis grafik, analisis korelasi dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan tertinggi di Kabupaten Klaten terjadi pada bulan Januari dan terendah bulan September. El Nino tahun 1997 menyebabkan musim kemarau selama 9 bulan. La Nina tahun 2010 menyebabkan curah hujan terjadi sepanjang tahun dan merupakan curah hujan tahunan terbesar selama tahun 1989-2015. Curah hujan cukup mempengaruhi produksi padi lahan kering dengan nilai korelasi 0,31. Keadaan curah hujan yang sangat tinggi cenderung akan menurunkan produksi padi lahan kering. Semua petani padi lahan kering di Kabupaten merasakan adanya variabilitas curah hujan. Adaptasi by adjusment yang terjadi di Kabupaten Klaten adalah berusaha memperoleh informasi iklim yang akurat melalui kelompok tani. Adaptasi by reaction yang terjadi di Kabupaten Klaten yaitu perubahan pengolahan tanah dengan membuat gundukan untuk meninggikan tanah media tanam padi lahan kering.

Indonesia is a tropical area and rainfall in this area has variability both in space and time . Rainfall variability is a condition where there are differences in rainfall due to topography, amount and frequency.The phenomenon of El Nino and La Nina is also thought to affect rainfall variability. Agriculture is one sector that is affected by rainfall variability, especially dryland rice agriculture. The purpose of this research is to analyze rainfall variability in Klaten, analyze the relationship between rainfall variability with dryland rice production, and analyze perception and adaptation of dryland rice farmers to rainfall variability. Rainfall variability that analyzed in this research is monthly and annual rainfall during 1989 to 2015. Rainfall variability is related to dryland rice production of Klaten Regency. Perceptions and adaptations were analyzed to determine the farmers' perceptions of the phenomenon and their adjustment to dryland rice agriculture. Sample determination was done with Harry King's Nomogram and got sample of 80 people. The method of analysis used in this research is graph analysis, correlation analysis and descriptive statistical analysis. The results showed that the highest rainfall in Klaten was in January and the lowest in September. El Nino in 1997 caused the dry season for nine months in a year. La Nina in 2010 caused rainfall to occur throughout the year and was the largest annual rainfall during 1989-2015. Rainfall affects dryland rice production enough with a correlation value of 0.31. Extremely high rainfall conditions tend to decrease dryland rice production. All dryland rice farmers in Klaten have experience about rainfall variability. Adaptation by adjusment that occurred in Klaten is trying to obtain accurate climate information through farmer groups. Adaptation by reaction that occurred in Klaten is the change of soil processing by making a mound to raise the soil medium of dryland rice planting.

Kata Kunci : Variabilitas Curah Hujan, Persepsi, Adaptasi, Petani padi lahan kering/ Rainfall Variability, Perception, Adaptation, Farmers, Dryland Rice

  1. S1-2018-334328-abstract.pdf  
  2. S1-2018-334328-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-334328-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-334328-title.pdf