Laporkan Masalah

ANALISIS KESEIMBANGAN PERSEDIAAN PADA RANTAI PASOK IKAN TANGKAP DI PESISIR PANTAI PULAU JAWA

IMAM FATHONI, Dr. Ir. Endy Suwondo, DEA; Dr. Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE; Anggoro Cahyo Sukartiko, STP, MP, PhD

2018 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Penyediaan kebutuhan masyarakat akan protein hewani yang memadahi menjadi permasalahan sendiri bagi pelaku usaha dan juga pemerintah. Ikan tangkap merupakan salah satu sumber protein hewani. Adanya musim ikan menjadi permasalahan tersendiri, khususnya bagi pelaku usaha ikan tangkap. Hal ini berdampak pada persediaan ikan yang tidak selalu ada disetiap waktunya. Kelebihan dan kekurangan pasokan ikan tangkap menjadi kerugiaan bagi pelaku usaha. Peranan manajemen persediaan melalui analisis inventory balancing diharapkan mampu mengatasi kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persediaan yang optimal pada rantai pasok ikan tangkap di Pulau Jawa dengan melakukan analisis keseimbangan persediaan. Penelitian dilakukan pada setiap tier dalam rantai pasok ikan tangkap segar di pesisir pantai Pulau Jawa yang bermula dari nelayan. Tier yang menjadi fokus penelitian adalah tier rantai pasok yang pada setiap lokasi penelitian memiliki kesamaan. Proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan interview kepada responden yang berperan langsung dalam sistem rantai pasok ikan tangkap. Penelitian ini dilakukan di sebelas tempat yang tersebar di pesisir utara dan pesisir selatan Pulau Jawa. Analisis inventory balancing dilakukan dengan mempertimbangan service level terkai kondisi kelebihan dan kekurangan persediaan sehingga diperoleh stocking level yang optimal pada setiap tier. Sistem rantai pasok ikan tangkap di pesisir pantai Pulau Jawa secara umum terdiri dari empat tier, yaitu nelayan (tier 1), pedangan besar (tier 2), Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang terdiri dari pemindangan dan pengeringan (tier 3), dan pengecer ikan tangkap segar (tier 4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai inventory balancing pada tier nelayan sebesar 742,85kg/ hari; tier pedagang besar 8.681,52kg/ hari; tier pemindangan 2.147,87kg/ hari; tier pengeringan 879,99kg/ hari; dan pengecer ikan segar 132,68kg/ hari. Peningkatan jumlah persediaan pada setiap tier perlu dilakukan untuk mengoptimalkan keuntungan pelaku usaha.

The provision of the community’s need for animal protein has become a problem for both business actors and the gorvernment. Capture fish is one source of animal protein. The existence of fish season becomes a special problem, especially for capture fish business. This has an impact on the stock of fish that is not always there in every time. Excess inventory and shortage of capture fish stocks become a disadventage for business actors. The role of inventory management through inventory balancing analysis is expected to overcome these conditions. This study aims to analyze the optimal inventory level on the capture fish supply chain in Java Island by performing inventory balance analysis. The study was conducted on each tier in a fresh fish chain on the coast of Java Island that originated from fishermen. The tier that is the focus of the research is the supply chain tier which at each research location has in common. The process of data retrieval is done by conducting interviews to respondents who play a direct role in the catch fish’s supply chain system. The study was conducted in eleven spots scattered on the north coast and the southern coast of Java Island. The inventory balancing analysis is done by considering the service level of the condition of excess and the lack of inventory so as to obtain optimal stocking level on each tier. The catch fish supply chain system on the coast of Java Island generally consists of four tiers; fisherman (tier 1), wholesalers (tier 2), Fish Processing Unit (tier 3) and fresh fish retailers(tier 4). The results showed that the average value of inventory balancing on fisher tier is 742,85kg / day; tier wholesalers 8,681,52kg / day; 2.147,87kg / day on tier pindang; tier drying 879,99kg / day; and fresh fish retailer 132,68kg / day. Increasing the amount of inventory on each tier needs to be done to optimize the profit of business actor.

Kata Kunci : ikan tangkap, supply chain, service level, inventory balancing

  1. S1-2018-318865-abstract.pdf  
  2. S1-2018-318865-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-318865-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-318865-title.pdf