PENGARUH PEMBERIAN CEPHAPIRIN DAN OKSITETRASIKLIN PADA SAPI PERAH YANG MENGALAMI ENDOMETRITIS DI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
WINANDA RIZDAYANTO, Dr. drh. Surya Agus Prihatno, MP
2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANEndometritis adalah peradangan pada uterus yang merupakan penyakit gangguan system reproduksi. Penyakit ini sering menyerang pada hewan khususnya hewan ternak. Pada sapi perah, endometritis biasanya ditangani dengan cara pemberian antibiotik yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untk mengetahui pengaruh pemberian cephapirin dan oksitetrasiklin pada sapi perah yang mengalami endometritis secara injeksi pada 12-45 hari post partum. Pada penelitian ini digunakan 20 ekor sapi perah, masing masing 10 ekor untuk pemberian cephapirin dan 10 ekor untuk oksitetrasiklin. Indikator yang digunakan adalah waktu pemberian obat sampai sapi perah tersebut estrus. Waktu yang didapat dari saat pemberian obat sampai sapi estrus kemudian dihitung menggunakan Uji T-Test Independent Test. Hasil penelitian selama kurang lebih 7 bulan menunjukan bahwa tidak ada perbedaan antara pemberian cephapirin dan oksitetrasiklin pada sapi perah yang mengalami endometritis (P > 0,05).
Endometritis is an inflammation of the uterus which is a disorder of the reproductive system. This disease usually attacks in animals, especially farm animals. In dairy cows, endometritis is usually treated by appropriate antibiotics. This study mean to determine the effect of giving cephapirin and oxitetrasiklin in dairy cows that endometritis with injection in 12-45 days post partum. In this study used 20 dairy cows, each 10 dairy cow for the giving of cephapirin and 10 dairy cow for giving oxytetracycline. The indicator used is the time of ijection of the drug until the dairy cow estrous. The time obtained from the time of injection of the drug to estrous cattle was then calculated using an T-Test method Independent Test Test. Research results for 7 month showed that there was a not difference between giving cephapirin and oxitetrasiklin to dairy cows endometritis (P > 0,05).
Kata Kunci : sapi perah, endometritis, cephapirin, oksitetrasiklin, uji T-Test