Dinamika Psikologis Pemaknaan Remaja dengan Kehamilan Tidak Diinginkan terhadap Pengalaman First Sexual Intercourse
NUR I'ANAH, Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog
2018 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGIPada remaja yang berpacaran, kesiapan emosional seringkali absen dalam perilaku hubungan seksual pertama. Dalam banyak studi tentang perilaku hubungan seksual dan KTD pada remaja berpacaran, faktor ini sering diabaikan. Padahal aspek psikologis terkait hubungan seksual pertama ini berperan penting dalam memunculkan berbagai dampak negatif hubungan seksual pertama di usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana remaja dengan KTD memaknai pengalaman hubungan seksual pertama yang mereka jalani. Penggalian data dilakukan dengan in-depth interview kepada tiga partisipan penelitian. Transkrip wawancara kemudian dieksplor dengan pendekatan interpretative phenomenological analysis (IPA). Lima tema besar terkait hubungan seksual pertama yang muncul adalah terjadi begitu saja, rasa penyesalan, merasa tertipu, hubungan seksual menjadi adiksi, dan makna FSI dalam masa pacaran. Temuan-temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman hubungan seksual pertama pada remaja yang mengalami KTD lebih menimbulkan dampak sosial-psikologis yang negatif. Remaja merasakan penyesalan serta ketakutan pasca FSI dan stres dengan kehamilan yang dialami. Kemunculan penyesalan ini erat kaitannya dengan norma sosial dan peran gender yang ada di masyarakat.
In dating adolescents, emotional readiness is often absent in first sexual intercourse (FSI). This is an area previously unconsidered in many studies on the sexual behavior and unwanted pregnancy in adolescent dating. Though psychological aspects related to the FSI plays an important role in generating various negative impacts of FSI at an early age. This study aims to understand how adolescents with unwanted pregnancy interpret their first experience of sexual intercourse. Data were collected by in-depth interviews to three study participants. Interview transcripts are explored by interpretative phenomenological analysis (IPA). Five major themes related to the FSI that arise are just happened, the sense of regret, being tricked, sexual relations into addiction, and FSI in the dating as a mistake. The findings of the study indicate that the experience of FSI in adolescents who experienced unwanted pregnancy prone to be more negative social-psychological impact. Adolescents feel regret and fear post FSI and stress with the pregnancy. The emergence of this regret is closely related to the social norms and gender roles that exist in society.
Kata Kunci : hubungan seksual pertama, perilaku seksual, remaja perempuan, kehamilan tidak diinginkan, makna pengalaman