Pengendalian Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pengolahan Kulit Domba di PT Adi Satria Abadi
DANARWAN RUSDANIAJI, Ir. Guntarti Tatik Mulyati, MT. ; Ibnu Wahid F.A., STP., MT
2018 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANABSTRAK Kebutuhan ekspor bahan mentah di Indonesia khususnya industri pengolahan kulit hewan terus mengalami peningkatan. Akan tetapi, harus diikuti dengan peningkatan pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pekerja. Kenyataanya di Indonesia masih banyak ditemukan pelaku industri yang belum menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja yang ditentukan oleh pemerintah berdasarkan Undang-undang no 1 tahun 1970. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui identifikasi bahaya dan penilaian risiko terhadap setiap bahaya yang teridentifikasi pada bagian produksi dan Menyusun rekomendasi mengenai upaya pengendalian risiko yang dapat dilakukan untuk menurunkan dampak risiko bahaya yang terjadi pada bagian produksi PT. Adi Satria Abadi. Penelitian menggunakan metode HIRARC atau (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Tahapan dalam menggunakan HIRARC adalah dengan mengidentifikasi bahaya pada kegiatan proses produksi, kemudian melakukan pemetaan risiko (Risk Mapping) dan penilaian risiko berdasarkan formulir HIRARC, selanjutnya menyusun rekomendasi pengendalian risiko dari bahaya tersebut. Jumlah bahaya yang teridentifikasi pada area produksi PT. Adi Satria Abadi divisi pengolahan kulit berjumlah 33 bahaya dengan rician 8 bahaya risiko tinggi, 17 risiko sedang, 7 risiko rendah dan 1 ekstrem jumlah bahaya dengan risiko tinggi terdapat pada SK shaving dan 1 bahaya dengan risiko ekstrem terdapat pada SK packing. Rekomendasi yang diusulkan adalah dengan melakukan rekayasa teknik, pengendalian administrasi, dan menggunakan alat pelindung diri
ABSTRACT The demand for raw material exports in Indonesia, especially animal-processing industry, continues to increase. However, it must be followed by an improvement in the worker Safety and Health (OSH) aspect. In fact, in Indonesia there are still many industry players who have not implemented safety and health standards determined by the government based on Law no 1 year 1970. The objective of the research is to identify hazard identification and risk assessment on each hazard identified in the production section and to make recommendations regarding risk control efforts that can be done to reduce the impact of hazard risk that occurs in the production of PT. Adi Satria Abadi. This research is done by using HIRARC or (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Stages in using HIRARC are to identify hazards in production process activities, then conduct risk mapping and risk assessment based on the HIRARC form, subsequently preparing recommendations for risk control of the hazard. Number of hazards identified in the production area of PT. Adi Satria Abadi amounted to 33 hazards with rician 8 high risk hazard, 17 medium risk, 7 low risk and 1 extreme amount of danger with high risk found on SK shaving and 1 hazard with extreme risk found on SK packing. The recommended recommendations are to do engineering engineering, administrative control, and use of personal protective equipment.
Kata Kunci : HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control), Risk Mapping, Penilaian Risiko