Rasionalitas dan Maximization Utility sebagai Prediktor Financial Well-Being
RETNO MANGESTI, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIFinancial well-being didefinisikan sebagai sebuah keadaan dimana seseorang dapat memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ini maupun yang akan datang. Seseorang tersebut juga merasa aman dan dapat menikmati kehidupannya saat dimasa depannya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara rasionalitas dan maximization utility dengan financial well-being. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk memprediksi sumbangan efektif yang diberikan oleh rasionalitas dan maximization utiltiy terhadap financial well-being.). Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa aktif yang berada di Yogyakarta (N = 146). Data dianalisis menggunakan metode analisis berganda dengan bantuan software SPSS. Penelitian ini menggunakan dua skala dan satu subtes, yaitu skala financial well-being, skala maximization utility, dan subtes rasionalitas. Hasil dari metode analisis regresi berganda menunjukkan bahwa rasionalitas dan maximization utility dapat memprediksi terhadap financial well-being (F = 7,762; p<0,01). Sumbangan efektif yang diberikan oleh kedua variabel bebas secara bersama-sama terhadap financial well-being sebesar 9,8 %. Rasionalitas memberi sumbangan efektif sebesar 0,0138 % sedangkan maximization utility memberikan sumbangan efektif sebesar 9,7656 %. Hasil dari analisisi tambahan menujukkan bahwa tidak terdapat perbedaan financial well-being pada mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin dan usia.
Financial well-being defined as a condition when the person can meetl their current and future financial obligations. They will also feel safe and being able to enjoy their future life. The aim of this study is to know the relationship between rationality and maximization utility with financial well-being. In addition, this research also aims to predict the effective contribution given by rationality and maximization utilization to financial well-being. Subjects in this study are active students who are in Yogyakarta (N = 146).Data were analyzed using multiple analysis method with SPSS software. Two questionnaires and one subtest were used to measure financial well-being, maximization utility, and rationality. The result of multiple regression analysis method shows that rationality and maximization utility can predict the financial well-being (F = 7,762; p <0,01). The contributions of two variables was 9,8 %. Rationality influences contributes 0,0138 % and Maximization utility contributes 9,7656 % toward financial well-being. The result of additional analysis indicated that there is no differences of financial well-being among students in terms of gender and age.
Kata Kunci : financial well-being, rasionalitas, maximization utility