Peran National Farmers' Federation sebagai Kelompok Kepentingan dalam Mempengaruhi Kebijakan Pajak Working Holiday Visa Australia Tahun 2017
SARAH RIZKIKA A A, Atin Prabandari, MA
2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALWorking Holiday Visa merupakan inovasi yang dilakukan oleh Australia untuk menarik wisatawan mancanegara. Pada penerapannya Working Holiday Visa menghasilkan keuntungan untuk sektor agrikultur di Australia. Namun, pada tahun 2015 pemerintah mengeluarkan kebijakan yang menghapuskan status kependudukan pemegang Working Holiday Visa untuk keperluan pajak. Kebijakan tersebut berdampak pada penurunan wisatawan Working Holiday Visa. Penurunan tersebut menimbulkan polemik pada sektor-sektor yang membutuhkan tenaga kerja dari pemegang Working Holiday Visa. Skripsi ini akan membahas mengenai peran kelompok kepentingan di sektor agrikultur Australia yaitu National Farmers Federation dalam memengaruhi kebijakan pajak Working Holiday Visa tahun 2017.
Working Holiday Visa is an innovation conducted by Australia to attract foreign tourists. On its application, the visa scheme generates profits for the agricultural sector in Australia. However, by 2015 the government issued a policy that eliminates the residency status of Working Holiday Visa holders for tax purposes. This policy impacted to the decreasing of Working Holiday Visa makers . This decline has led to polemics in sectors requiring labor from this scheme. This thesis will discuss the role of National Farmers Federation as an interest group in agriculture sectore in influencing the Working Holiday Visa tax policy 2017.
Kata Kunci : Australia, Kelompok Kepentingan, Kebijakan Pajak, Working Holiday Visa, Model Sistem