ANALISIS RISIKO K3 DAN LINGKUNGAN DENGAN METODE HIRARC PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PT. HUTAMA KARYA OFFICE
NURUL SYIFA A U, Edi Kurniadi, S.T., M.T.
2018 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPILKeselamatan pada dasarnya merupakan kebutuhan penting bagi setiap mahluk hidup. Dengan maraknya kejadian kecelakaan yang sering terjadi penulis ingin mengetahui bagaimana cara suatu proyek konstruksi mengendalikan risiko kecelakaan untuk menunjang keselamatan dan kesehatan para pekerjanya. Tujuan dari pengendalian risiko kecelakaan ini diharapkan perusahaan dapat memperkecil tingkat kecelakaan yang dapat terjadi di lingkungan proyek agar tercapai kondisi tanda petik nihil kecelakaan tanda petik. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan ini adalah dengan cara menganalisis risiko kecelakaan. Hal ini dapat di lakukan dengan beberapa metode. Salah satu metode yang digunakan pada proyek pembangunan gedung PT. Hutama Karya Office adalah metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) yang dibuat untuk meminimalisir kecelakaan yang dapat terjadi di proyek. Dari hasil identifikasi dapat disimpulkan bahwa persentase penilaian risiko setelah dilakukannya pengendalian untuk aspek K3 adalah low risk 57%, medium risk 24%, high risk 19%, dan extreme risk 0%. Sedangkan untuk aspek lingkungan low risk 10%, medium risk 50%, high risk 10%, dan extreme risk 0%. Sehingga dapat dikatakan bahwa secara umum tingkat risiko pada proyek pembangunan PT. Hutama Karya Office setelah dilakukannya pengendalian, untuk aspek K3 tergolong risiko rendah atau low risk, sedangkan untuk aspek lingkungan tergolong risiko sedang atau medium risk. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan pada proyek ini adalah engineering control, administratif, dan alat pelindung diri.
Salvation is basically an essential need for every living things. With the rampant accidents that often occur, the author wants to know how a construction project controls the accidents risk to support the safety and health of its workers. The purpose of this accident risk control is expected that companies can minimize the level of accidents that can occur in the project environment in order to achieve the condition "zero accident". Efforts that can be done to prevent the occurrence of this accident is by analyzing work safety. This can be done with several methods. One of the methods used by PT Hutama Karya is Hazard Identification method, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) to minimize accidents that can occur in the project. From the identification result, it can be concluded that the percentage of risk assessment after controlling for safety, health, and safety work aspect are the low risk is 57%, the medium risk is 24%, the high risk is 19%, and the extreme risk is 0%. While for the environmental aspect are the low risk is 10%, the medium risk is 50%, the high risk is 10%, dan the extreme risk is 0%. So it can be said that in general the level of the risk in development projects of PT Hutama Karya Office after doing the control, for safety, health, and safety work aspect is low risk, while for environment aspect belong to medium risk. For controls applied to this project such as engineering control, administrative, and personal protective equipment.
Kata Kunci : HIRARC, Keselamatan Kerja, Analisis Risiko, Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko Pengendalian Risiko.