Laporkan Masalah

Partisipasi Kerja Post-Childbirth Perempuan Milenial D.I. Y.: Tren Preferensi, Persepsi Teknologi, dan Motivasi Kerja menuju Polymath Modern

AMIRA S DIANTY, Prof. Dr. Partini, SU

2018 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Kehadiran modernitas dan teknologi menciptakan konsep ideal yang baru untuk perempuan generasi ini dalam memandang "mothering" dan "laboring". Konsep partisipasi kerja perempuan generasi lalu sudah tidak bisa membaca pergerakan perempuan hari ini yang mengalami perubahan masif karena hadirnya teknologi Ibu Milenial tidak memilih untuk menjadi salah satu dari ibu rumah tangga atau wanita karir, melainkan keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi dan persepsi perempuan terhadap teknologi pada saat masuk kerja setelah melahirkan di antara ibu-ibu di Provinsi D.I. Yogyakarta dengan motivasi sebagai intervensi. Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan adalah preferensi wanita (X1), persepsi teknologi (X2), motivasi kerja (Z) dan partisipasi wanita (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu muda yang lahir pada tahun 1980-2000 yang telah melahirkan. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan survei, jumlah responden yang diambil adalah 92 responden dengan tipe working millenial yang mendominasi. Alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitan ini yaitu preferensi perempuan dan persepsi teknologi memiliki nilai alpha 0,000 dan 0,002, lebih kecil dari 0,10. Maka Ho ditolak sehingga preferensi perempuan dan persepsi teknologi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Selanjutnya ada motivasi kerja yang memiliki nilai alpha 0,001 sehingga Ho ditolak dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap partisipasi kerja post-childbirth perempuan milenial D.I.Y. Pada akhirnya terbukti perempuan kemudian memperjuangkan double burden barunya, pertama untuk dirinya sendiri dalam mengaktualisasi diri sebagai pemuda dalam bonus demografi, kedua sebagai ibu di dalam rumah tangganya.

The presence of modernity and technology creates a new ideal concept for women today in terms of both mothering and laboring. The participation of old generation women cannot read the current movement of contemporary women. It is outdated to read the current wave of women who have been severely beaten by technology. They do not choose either to be housewive or career woman, but they do both. This study aims to analyze women preference and perception of technology on the entry into work following childbirth among mothers in the province of D.I. Yogyakarta with motivation as an intervening variable. In this research, the variables used are women preference (X1), technology perceptions (X2), work motivation (Z), and participation of woman (Y). The population in this study are all young mothers born in 1980-2000 who have given birth. Using quantitative methods and survey approaches, the number of respondents taken is 92 respondents with working millenials dominated the sample. Path analysis is used as the analysis tool. The results showed that women preference and technology perceptions on work motivation have alpha value 0.000 and 0.002, smaller than 0.10. Then H0 rejected, so that women preference and technology perception have a significant effect on woman motivation to work after childbirth. Work motivation on participation of woman have alpha value 0.001, less than 0.10. Then H0 rejected, so that the motivation of work has a significant effect on the participation of woman into work after childbirth among millennial mothers in Province of D.I. Yogyakarta. Women will fight for their new level of double burdens, first for themselves in self-actualizing as a youth in the demographic bonus, and second as a mother in the household.

Kata Kunci : Milenial, Preferensi Perempuan, Persepsi Teknologi, Motivasi Kerja, Post-Chilbirth, Polymath Modern

  1. S1-2018-365634-abstract.pdf  
  2. S1-2018-365634-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-365634-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-365634-title.pdf