SETTING KOORDINASI RECLOSER BY2-148N/51 DAN SECTIONALIZER BY2-148N/200 PADA PENYULANG BDN13
ATIN YUDI WIBOWO, Ma'un Budiyanto, S.T.,M.T.
2018 | Tugas Akhir | D3 TEKNOLOGI LISTRIKSalah satu faktor yang menyebabkan menurunnya tingkat keandalan sistem penyaluran tenaga listrik adalah gangguan. Gangguan yang sering terjadi pada penyulang BDN13 adalah gangguan eksternal. Misalnya gangguan hubung singkat yang disebabkan oleh hewan, pohon, maupun petir. Maka dari itu diperlukan alat proteksi distribusi tenaga listrik untuk meningkatkan keandalan distribusi tenaga listrik. Alat proteksi yang digunakan adalah recloser dan sectionalizer. Ini dimaksudkan agar daerah yang terkena padam akibat gangguan dapat di minimalisir. Maka dengan dikoordinasikannya alat proteksi recloser dan sectionalizer ini dapat mem-backup gangguan yang menyebabkan PMT trip. Sehingga keandalan penyulang BDN13 ini lebih baik. Sehingga kerugian akibat padam yang dialami perusahaan dapat berkurang hingga 32,5%.
One of the factors causing the decreasing level of reliability of electricity distribution system is disturbance. The most common disturbance of BDN13 is the external disturbance. For example short-circuit interference caused by animals, trees, or lightning. Therefore, it is necessary to protect the distribution of electric power to improve the reliability of power distribution. The protection tools used are recloser and sectionalizer. This is so that the affected area off due to disturbance can be minimized. So with the coordinated protection tool recloser and sectionalizer is able to backup the disturbance that causes PMT trip. So the reliability of this BDN13 feeder is better. So that losses due to outages experienced by the company can be reduced up to 32,5 %.
Kata Kunci : Recloser, Sectionalizer, Proteksi, Gangguan / Recloser, Sectionalizer, Protection, disturbance.