KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO
PUTRI MAKALINGGA, Ir. Any Suryantini.,MM. Ph.D.;Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati., MP.
2018 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisUdang vaname merupakan salah satu jenis udang dari Amerika Selatan yang dibudidayakan di Indonesia dan telah mengalami perkembangan yang pesat. Kabupaten Purworejo merupakan salah satu sentra budidaya udang vaname. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo pada bulan Oktober sampai Desember 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial dan merumuskan strategi pengembangan usaha budidaya udang vaname di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Pemilihan sampel penelitian dilakukan secara accidental sampling yaitu petambak udang vaname di Kecamatan Grabag dengan total responden dalam penelitian ini adalah 51 orang. Untuk mengetahui kelayakan finansial digunakan analisis Net Present Value (NPV), Internal Rate of return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Payback Period (PP), dan analisis sensitivitas, sedangkan untuk merumuskan strategi pengembangan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) NPV tanpa pembiayaan dan dengan pembiayaan sebesar Rp 2.539.407.216 dan Rp 2.673.986.010; IRR tanpa pembiayaan dan dengan pembiayaan sebesar 98% dan 327%; Net B/C tanpa pembiayaan dan dengan pembiayaan sebesar 2,01 dan 1,81; PP tanpa pembiayaan dan dengan pembiayaan sebesar 1,03 dan 0,97; ROI sebesar 96,7%; ROE sebesar 966,9%. Dengan demikian, usaha budidaya udang vaname di Kecamatan Grabag layak diusahakan. Untuk analisis sensitivitas dalam perhitungan kelayakan finansial, sangat sensitive pada perubahan dan berpengaruh sensitive terhadap parameter yang dihitung pada keadaan biaya naik 62% bersamaan dengan penurunan harga 50%. Hal ini menunjukkan bahwa usaha masih layak dijalankan. (2) Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang tepat untuk budidaya udang vaname adalah strategi S-O, strategi yang memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada.
Vaname shrimp is one of shrimp varieties from South America and has already been cultivated in Indonesia, rapidly increasing in its development. Purworejo district is one of vaname shrimp cultivation centers in Java. This research was located in Grabag sub-district, Purworejo from October until December 2017. The purposes of this research are to know the financial feasibillity and formulate development strategies of vaname shrimp cultivation in Grabag Subdistrict, Purworejo, Central Java. The research method used was analytical descriptive. Samples were selected using accidental sampling method, which were vaname shrimp farmers in Grabag subdistrict with 51 respondents. Net Present Value (NPV), Internal Rate of return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Payback Period (PP), and Sensitivity analysis were used to find out about the financial feasibility, while the SWOT analysis was used to formulate the development strategies. The results showed that (1) NPV without and with financing were Rp 2.539.407.216 and Rp 2.673.986.010, IRR without and with financing were 98% and 327%, Net B/C without and with financing were 2,01 and 1,81, PP with and without financing were 1,03 and 0,97. From these results, it can be said that vaname shrimp cultivation in Grabag subdistrict was feasible to run. For sensitivity analysis on financial feasibility, it showed that the business was too sensitive for the change and sensitively affected the parameters when there is 62% increase in cost and 50% decrease in price at the same time. (2) From the SWOT analysis, the proper strategy to develop vaname shrimp cultivation was the S-O strategy, this strategy used strength and opportunities from the business condition.
Kata Kunci : Analisis Sensitivitas, Kelayakan Finansial, Strategi Pengembangan, Udang Vaname.