Laporkan Masalah

GAMBARAN LITERASI KESEHATAN PADA KELOMPOK IBU HAMIL DI PUSKESMAS KOTA YOGYAKARTA

LUTFI RATNA W, Niken Nur Widyakusuma, M.Sc., Apt. ; Dr. Chairun Wiedyaningsih, M.Kes., M.AppSc., Apt.

2018 | Skripsi | S1 FARMASI

Kelompok ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap luaran kesehatan yang rendah. Luaran kesehatan yang rendah berkaitan erat dengan literasi kesehatan yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran literasi kesehatan kelompok ibu hamil di Puskesmas Kota Yogyakarta serta mengetahui kelompok sosiodemografi ibu hamil yang memiliki resiko terhadap literasi kesehatan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan desain potong lintang (cross sectional) menggunakan alat ukur The Health Literacy Questionnaire (HLQ) dari Deakin University yang disebarkan secara accidental sampling pada 154 responden ibu hamil di 5 Puskesmas di Kota Yogyakarta. Gambaran literasi kesehatan dianalisis secara deskriptif sesuai perhitungan nilai mean skor±SD setiap aspek literasi kesehatan menurut HLQ. Sedangkan kelompok sosiodemografi ibu hamil yang memiliki resiko terhadap literasi kesehatan rendah dianalisis menggunakan independent t-test. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kelompok ibu hamil di Puskesmas Kota Yogyakarta mempunyai kekuatan pada aspek mengatur kesehatan secara aktif (3,18±0,38) dan pada aspek mampu memilih sistem kesehatan yang dibutuhkan (4,07±0,57) serta memiliki kelemahan pada aspek merasa dipahami dan didukung oleh penyedia layanan kesehatan (3,04±0,41) dan pada aspek kemampuan dalam menemukan informasi kesehatan yang tepat (3,93±0,59). Kelompok sosiodemografi ibu hamil yang memiliki resiko terhadap literasi kesehatan rendah yaitu kelompok ibu hamil yang berusia kurang 25 tahun, tidak berbahasa Indonesia di rumah, berpendidikan rendah, tidak berkerja, memiliki riwayat penyakit kronis, mengalami kondisi darurat selama 12 bulan terakhir. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan dalam merancang intervensi yang efektif untuk perbaikan literasi kesehatan tersebut.

Pregnant woman's group is one of the group that vulnerable to low health outcomes. Low health outcomes are closely related to low health literacy. Therefore, the purpose of this study was to describe health literacy among pregnant woman's group in primary health facilities of Yogyakarta City and these groups who had prevalence to lower health literacy. This study was a survey research with cross sectional design by using The Health Literacy Questionnaire (HLQ) from Deakin University. The sample was selected through the accidental sampling technique that consisted of 154 pregnant womans in 5 primary health facilities of Yogyakarta City. Health literacy was analyzed descriptively according to mean score±SD of HLQ's domain. Then, the sociodemographic group of pregnant women who had prevalence to lower health literacy was analyzed through independent t-test. The results showed that pregnant woman's group in primary health facilities of Yogyakarta City had highest score as their strengths for the scale actively managing my health (3,18±0,38) and navigating the healthcare system (4,07±0,57). Then, the lowest score as their weaknesses for the scale feeling understood and supported by healthcare providers (3,04±0,41) and ability to find good health information (3,93±0,59). These groups with lower health literacy include those with age less than 25 years old, speak languages other than Indonesian at home, lower education, unemployed, had chronic condition, had emergency in the past 12 months. The results of this study can be used to design effective interventions for improvement of health literacy.

Kata Kunci : Literasi kesehatan, kelompok ibu hamil, resiko literasi kesehatan rendah, Kota Yogyakarta, Health Literacy Questionnaire (HLQ)

  1. S1-2018-368070-abstract.pdf  
  2. S1-2018-368070-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-368070-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-368070-title.pdf