Penerapan Good MAnufacturing Practice (GMP) Pada PErusahaan Tahu Susu Lembang
FEBRI MUCHLIS, Ratih Hardiyanti STP, M.Eng
2018 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI SVPerusahaan Tahu Susu Lembang salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang agro wisata dan berdiri sejak tahun 2005. Perusahaan tersebut adalah penghasil tahu susu yang berbahan dasar kacang kedelai dan susu murni. Penerapan sanitasi kerap belum dilaksanakan dengan baik dan sering terjadi ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi. Tujuan dari studi adalah mengidentifikasi dan melakukan penilaian terhadap penerapan Good Maufacturing Practice (GMP), mengidentifiaksi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan dan memberikan saran perbaikan terhadap penyimpangan pada Perusahaan Tahu Susu Lembang. Proses identifkiasi dalam penilaian GMP pada unit produksi dilakukan dengan membandingkan kondisi yang ada di Perusahaan Tahu Susu Lembang berdasarkan peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia nomor 75/M-IND/PER/7/2010. Penilaian dilakukan dengan menggunakan metode diagram batang berfungsi untuk mengetahui persentase penyimpangan terbesar dan diagram Ishikawa berfungsi untuk mengetahui penyebab penyimpangan. Langkah selanjutnya adalah memberikan saran perbaikan terhadap penyimpangan. Terdapat 3 jenis ketidaksesuaian tertinggi penerapan pekerja yang terjadi pada Perusahaan Tahu Susu Lembang yaitu aspek Pelatihan (100%), Karyawan (71%) dan Pelaksanaan Pedoman (70%). Solusi yang dapat diberikan untuk mengetahui masalah tersebut sebaiknya perusahaan menyiapkan APD dan diadakannya pembekalan berupa pelatihan dan evaluasi program sanitasi karyawan tentang pentingnya sanitasi dan hygiene dalam memproduksi Tahu Susu Lembang.
Tahu Susu Lembang Company is one of them engaged in agro tourism since 2005. The company its have a product milk tofu made of soy bean and pure milk. Implementation of sanitation are not good and there are frequent discrepanies in the implemetation. So, need to be evaluation. The purpouse of the study is identification and evaluation of GMP, Identification deviation factor and give suggestions. Identification prosses assesment of GMP on the unit compare the exist Tahu Susu Lembang Company base on regulation Minister of Indonesia Number 75/M-IND/PER/7/2010. The assessment use bar chart method to determinate the percentage of the largest deviation dan Ishikawa diagram use for determine cause and effect. The next step is give suggestion and improvement to irrelevane. There are 3 types of the highest discrepancy in the application of worked that occurred in Lembang Milk Company that is Training aspect (100%), Employee (71%) and Implementation Guideline (70%). Solutions that can be gave to know the problem should the company prepare the APD and the held of trained and evaluate of sanitation program on the importance of sanitation and hygiene in producing Tahu Susu Lembang.
Kata Kunci : GMP,Bar chart, Ishikawa Diagram, Tahu Susu Lembang