Laporkan Masalah

MOTIF MASYARAKAT KAWASAN PESISIR PANTAI WIDARAPAYUNG UNTUK KONSERVASI HUTAN PANTAI SEBAGAI BUFFER TSUNAMI

VERONICA KRISTI PANGESTIKA, Dr.Ir. Lies Rahayu, W.F., M.P.

2018 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Masyarakat sekitar kawasan Pantai Widarapayung pernah menjadi korban bencana tsunami pada tahun 2006 yang memakan korban jiwa sebanyak 157 orang. Mereka berinisiatif membuat hutan pantai pasca tsunami untuk keselamatan hidup mereka mendatang. Disinilah peneliti ingin mengetahui sejauh mana pengetahuan masyarakat tentang hutan pantai sebagai buffer tsunami dan bagaimanakah motif masyarakat untuk konservasi hutan Pantai Widarapayung pasca tsunami dalam menghadapi ancaman tsunami yang datang sewaktu-waktu. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan masyarakat tentang hutan pantai sebagai buffer tsunami dan menggali motif masyarakat untuk konservasi hutan Pantai Widarapayung pasca tsunami tahun 2006. Manfaat dari penelitian ini sebagai informasi untuk masyarakat pesisir betapa pentingnya hutan pantai sebagai buffer tsunami. Juga sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan dalam pengelolaan serta pemanfaatan hutan pantai oleh masyarakat pesisir Pantai Widarapayung. Metode penelitian untuk pengambilan data menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi lapangan, pengumpulan data sekunder, dan wawancara mendalam (indepth interview) terhadap tokoh-tokoh masyarakat maupun orang yang dianggap penting sebagai informan kunci di Desa Widarapayung Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Selanjutnya melakukan triangulasi sebagai pengecekan informasi. Hasil penelitian didapat, masyarakat mengetahui hutan pantai menjadibuffer tsunami sejak kejadian tahun 2006sebagai penahan laju kecepatannya.Pohon-pohon menjadi tempat evakuasi vertikal.Masyarakat cenderung mengutamakan motif darurat (emergency motives) didukung motif obyektif (objective motives) dan motif berhubungan dengan jasmani (organic needs motives). Hal tersebut dilakukan sebagai konservasi hutan pantai. Masyarakat memiliki pengalaman trauma mendalam akibat tsunami yang hampir merenggut nyawa mereka dan sanak keluarga sertaharta bendanya lenyap. Masyarakat sadar pentingnya hutan pantai sebagai buffer tsunami demi keselamatan.

People around Widarapayung Coast ever become victims of tsunami in 2006 which take some casualties 157 peoples. They initiate to make beach vegetation for save their lives next from tsunami. Researchers want to understand an extent of people awareness of the beach vegetation as a tsunami buffer and how the people motives to forest conservation of Widarapayung Coast in under threat the tsunami who came anytime. This study aims to know people awareness of beach vegetation as a buffer tsunami and gain the people motives of forest conservation after tsunami in Widarapayung Coast at year 2006. The benefit is get an information for people how important the shore as a buffer tsunami. Also for consideration in determine policy in management and usage of the forest by the Widarapayung Coast peoples. Methodology to withdraw data using the descriptive methods. Collecting data which used by way of observation field, secondary data, and indepth interviews with peoples figures and who were important as key informants in the Desa Widarapayung Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Then triangulate it as checking information obtained. The results is people knew about function beach vegetation as tsunami buffer since 2006 as anchoring speed. Scene evacuation of trees being vertical. They tend to give motives priority to emergency motives, objective motives, and organic needs motives.It has be done as beach vegetation conservation. Peoples has deep trauma experience tsunami almost take their lives and families and properties vanished. Peoples aware importance of beach vegetation as tsunami buffer for theirsalvation.

Kata Kunci : motif masyarakat, konservasi hutan pantai, buffer tsunami, bencana tsunami, Pantai Widarapayung;people motives, beach vegetation conservation, tsunami buffer, tsunami disaster, widarapayung beach

  1. S1-2018-375118-Abstract.pdf  
  2. S1-2018-375118-Bibliography.pdf  
  3. S1-2018-375118-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-375118-Title.pdf