Laporkan Masalah

Hubungan Karakteristik Pasien dan Kepatuhan Berobat terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kota Yogyakarta

DINDA AYU SARASWATI, Dr. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Apt.

2018 | Skripsi | S1 FARMASI

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit degeneratif yang memerlukan pengobatan dan pengelolaan seumur hidup agar dapat meningkatkan kualitas hidup (HRQoL). Tujuan pengobatan akan berhasil bila pada penatalaksanaannya pasien patuh terhadap pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien DM tipe 2 di RSUD Kota Yogyakarta dan menganalisis hubungan karakteristik pasien dan kepatuhan berobat terhadap kualitas hidup pasien DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan data diambil secara retrospektif. Subjek penelitian ini adalah pasien DM tipe 2 dan bersedia mengisi kuesioner. Alat ukur yang digunakan MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan berobat dan EQ-5D-5L untuk mengukur kualitas hidup. Uji statistik menggunakan uji Mann-withney untuk data dua kelompok dan Kruskall-wallis untuk data lebih dari dua kelompok dengan taraf kepercayaan 95 %. Subjek pada penelitian ini berjumlah 103 responden. Hasil penelitian menunjukkan nilai kualitas hidup pasien DM tipe 2 di RSUD Kota Yogyakarta dengan skor EQ-5D sebesar 0,795 dengan SD 0,15 dan VAS sebesar 79,92 dengan SD 11,87. Gambaran kualitas hidup berdasarkan dimensi EQ-5D didapatkan kualitas hidup paling baik pada dimensi perawatan diri dan kualitas hidup paling bermasalah pada dimensi rasa sakit / ketidaknyamanan. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh faktor - faktor yang berhubungan terhadap kualitas hidup antara lain BMI (p=0,040), komplikasi DM (p=0,015), kepatuhan berobat (p=0,034).

Dibetes mellitus type 2 is a degenerative disease requiring lifelong treatment and management in order to improve quality of life (HRQoL). The goal of treatment will be successful if the management of patients adherence to treatment. The purpose of this study was to determine the quality of life in patients with type 2 diabetes mellitus in RSUD Kota Yogyakarta and to analyze the relationship of patient characteristics and compliance to the quality of life in patients with type 2 diabetes. This study used a cross sectional study design and retrospective data. The subjects of this study were patients with type 2 diabetes and willing to fill out the questionnaire. Measuring tool used MMAS-8 to measure treatment compliance and EQ-5D-5L to measure quality of life. The statistical test used the Mann-withney test for two-group and Kruskall-wallis for more than two groups with a 95% confidence level. Subjects in this study amounted to 103 respondents. The results showed the quality of life in patients with type 2 diabetes in RSUD Yogyakarta by EQ-5D score of 0.795 with SD 0.15 and VAS of 79.92 with SD 11.87. Description of quality of life based on the dimensions of EQ-5D obtained the best quality of life on the dimension of self care and quality of life most problematic on the dimension of pain / discomfort. Based on the result of statistical test, the factors related the quality of life are BMI (p = 0.040), diabetes complication (p = 0.015), treatment compliance (p = 0.034).

Kata Kunci : DM tipe 2, kepatuhan, kualitas hidup, RSUD Kota Yogyakarta

  1. S1-2018-368124-abstract.pdf  
  2. S1-2018-368124-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-368124-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-368124-title.pdf