Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA PENDERITA HIV/AIDS DI KLINIK EDELWEIS RSUP DR. SARDJITO

RADITYA PRADIPTA, Dr. dr. Carla R. Marchira, Sp.KJ (K) ; dr.Irwan Supriyanto, Phd, Sp.KJ

2018 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang : HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Di Indonesia sendiri jumlah penderita HIV terus meningkat. Penyebaran HIV/AIDS sekarang kebanyakan berasal dari hubungan heteroseksual sehingga mengakibatkan jumlah penderita HIV/AIDS laki-laki dan perempuan hampir sebanding. Penyakit kronis seperti HIV/AIDS seringkali mengakibatkan gangguan psikiatrik seperti depresi. Pasien HIV cenderung 4 kali lipat lebih beresiko terkena depresi dibanding orang yang HIV-seronegatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan kejadian depresi pada pasien HIV/AIDS di Klinik Edelweis RSUP Dr. Sardjito. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional study dengan menggunakan data primer yaitu dengan wawancara dan kuestioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil uji statistik didapatkan nilai p hubungan jenis kelamin dengan kejadian depresi adalah 0,362 atau nilai p>0,05 yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian depresi. Prevalensi depresi pada penelitian ini ada 39.13%. Pada penelitian ini kebanyakan berjenis kelamin laki-laki (66.09%). Kesimpulan: tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian depresi pada pasien HIV/AIDS di Klinik Edelweis RSUP Dr. Sardjito.

Background: HIV or Humman Immunodeficiency Virus is a virus which infected human immune system. In Indonesia, HIV infection keep increasing. HIV/AIDS infection nowadays mostly caused by heterosexual relationship which caused HIV/Infection in men and women almost even. Chronic infection like HIV/AIDS often caused psychiatric disorder like depression. HIV infected patient tend to be about 4 times at risk of depression compared to uninfected. Objective: This study aims to understand the relationship between gender with depression of HIV/AIDS patient in Edelweis Clinic Dr. Sardjito Hospital. Method: This study was an analytic cross sectional study. Data collection was obtained from primary data, with interview and questionnaires. Data will be analyzed with univariate and bivariate analysis. Result:The statistical result shows that the p-value from the relationship between gender with depression was 0,362 or >0,05 which indicates that the relationship between gender with depression was not statistically significant. The prevalence of depression in this study was 39.13%. Most of the gender in this study is male (66.09%). Conclussion: There was no significant relationship between gender with depression of patient HIV/AIDS patients in Edelweis Clinic Dr. Sardjito Hospital.

Kata Kunci : HIV/AIDS, Jenis Kelamin, Depresi

  1. S1-2018-317311-abstract.pdf  
  2. S1-2018-317311-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-317311-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-317311-title.pdf