SISIP TRAFO DAN PENYEIMBANGAN BEBAN UNTUK MENEKAN LOSSES TEKNIS DI JTR 220V PENYULANG MJO-05 DESA GLAGAH PT. PLN (PERSERO) RAYON TULUNG
EGI LIANTO SAPUTRO, Alif Subardono, S.T, M.Eng
2018 | Tugas Akhir | D3 TEKNOLOGI LISTRIKPemasangan transformator sisip merupakan salah satu upaya untuk menjaga keandalan sistem distribusi tenaga listrik. PT. PLN (Persero) akan selalu berupaya untuk menjaga kontinuitas pelayanan dengan menjaga peralatan � peralatan yang digunakan dalam penyaluran energi listrik salah satunya adalah transformator. PLN akan merawat aset mereka seperti trafo dengan menjaga beban trafo agar tidak melebihi kapasitasnya dan menjaga arus keluaran trafo agar tetap seimbang sehingga transformator tetap awet dan bekerja dengan optimal. Karena apabila terdapat beban berlebih dan ketidakseimbangan beban akan dapat menyebabkan kerusakan pada transformator. Dengan adanya transformator dengan pembebanan yang tidak seimbang akan menyebabkan munculnya arus netral atau X0 yang menyebabkan rugi-rugi atau losses. Pada prinsipnya arus netral harus bernilai nol dalam keadaan seimbang. Tetapi pada kenyataannya di lapangan arus netral selalu diatas nol.
Installation of transformer is one effort to maintain power distribution system. PT. PLN (Persero) will always issue to maintain continuity of service by keeping the equipment used in the transformer. PLN will take care of them like a transformer by keeping the load of the transformer so as not to exceed the capacity and to keep no optimal changes. Because there is an overload and load imbalance will cause damage to the transformer. In the presence of a transformer with an unbalanced loading will produce the reverse current or X0 which causes losses. In principle the neutral currents must be zero in a balanced state. At the moment the surface remains at zero.
Kata Kunci : Sisip Trafo, Beban trafo, Ketidakseimbangan beban, Arus netral, losses