Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN ANCHORS DENGAN KOMITMEN AFEKTIF KEORGANISASIAN PADA ANGGOTA SATLANTAS

CATUR HERIS HARJONO, Bagus Riyono, Dr., MA., Psikolog

2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan anchors dengan komitmen afektif keorganisasian. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah komitmen afektif keorganisasian, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah kekuatan anchors. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara dimensi virtues dari kekuatan anchors dengan komitmen afektif keorganisasian dalam Satlantas Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Subyek dari penelitian ini adalah Kesatuan Lalu lintas regu TURJAWALI yang dimiliki oleh 2 kabupaten di yogyakarta, yaitu kota Yogyakarta dan kabupaten Sleman sebanyak 136 polisi yang bergabung kedalam regu TURJAWALI di kedua Polres. Alat ukur dalam penelitian ini adalah skala komitmen afektif yang diadaptasi dari Meyer & Allen (1990) dan telah divalidasi oleh Fatmawati (2012) dan skala stabilitas anchors milik Riyono (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 4 dimensi anchors ada 3 dimensi yaitu material, self dan others menunjukkan nilai p sebesar 0,581; 0,853; dan 0,878 (p > 0,05) Hal ini berati ketiga dimensi tersebut tidak memiliki hubungan yang dengan komitmen afektif keorganisasian Sedangkan dimensi virtues menunjukkan hubungan yang sangat signifikan terhadap terbentuk komitmen organisasi dengan p = 0,009 (p<0,05). Hasil ini juga menggambarkan bahwa dimensi virtues mempunyai hubungan yang signikan komimen afektif organisasi.

This study aims to determine the relationship between the strength of anchors with organizational affective commitment. Dependent variable used in this research is organizational affective commitment, while the independent variable in this research is strength of anchors. The hypothesis in this study is that there is a positive relationship between the virtues dimension of the strength of anchors with organizational affective commitment in Satlantas Kota Yogyakarta and Sleman District. The subjects of this study are the TURJAWALI Traffic Team Unity which is owned by 2 districts in Yogyakarta, namely Yogyakarta and Sleman districts as many as 136 police who joined the TURJAWALI team in both Polres. The measuring tool in this study is the scale of affective commitment adapted from Meyer & Allen (1990) and has been validated by Fatmawati (2012) and the stability scale of anchors owned by Riyono (2010). The results showed that from 4 dimensions anchors there are 3 dimensions of material, self and others show value of p> 0.05 (0.581; 0.853; and 0.878). This means that the three dimensions do not have a relationship with organizational affective commitment. While the dimension of virtues show a very significant relationship to the formation of organizational commitment with p = 0.009 (p <0.05). These results also illustrate that the dimensions of virtues have significant relationships that affect organizational affective affective.

Kata Kunci : komitmen afektif keorganisasian, kekuatan anchors, virtues

  1. S1-2018-317657-abstract.pdf  
  2. S1-2018-317657-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-317657-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-317657-title.pdf