Perbandingan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan Rongga Mulut Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 (Kajian pada Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dan Pasien Umum)
SRI MUSTIKASARI H, Dr.drg. Julita Hendrartini, M.Kes. A.A.K.,; drg. Yuni Pamardiningsih, M.Kes.,
2018 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGITingginya risiko komplikasi serta biaya yang dibutuhkan oleh para penyandang Diabetes Melitus, membuat pemerintah melalui BPJS Kesehatan meluncurkan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penyandang DM peserta Prolanis dan memberi benefit melalui program pemantauan kesehatan yang tidak didapatkan oleh pasien umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan perilaku kesehatan rongga mulut penyandang diabetes melitus antara peserta Prolanis di Grha Diabetika Paguyuban Diabetes Melitus Surakarta dan pasien umum penyandang diabetes melitus di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Telogorejo Semarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 140 orang yang terbagi dalam dua kelompok penelitian. Penelitian dilakukan menggunakan dua kuesioner yaitu kuesioner pengetahuan dan perilaku kesehatan. Pemilihan subjek menggunakan sistem purposive sampling. Subjek penelitian diminta mengisi informed concent dan kuesioner, kemudian diserahkan kembali pada peneliti. Data dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney sebab sebaran data variabel tidak memenuhi asumsi penggunaan uji statistik independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan dari keseluruhan subjek penelitian (n=140), hanya 17,85% subjek yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 46,42% subjek memiliki pengetahuan cukup dan 35,71% subjek memiliki pengetahuan kurang. Sebanyak 30% subjek memiliki perilaku kesehatan rongga mulut baik, sedangkan 60,7% subjek memiliki perilaku kesehatan rongga mulut cukup, dan 9,3% subjek memiliki perilaku kesehatan rongga mulut kurang. Hasil analisis yang diperoleh dalam uji Mann-Whitney, tidak terdapat perbedaan pengetahuan (U=2048,5; p=0,091) dan perilaku kesehatan rongga mulut (U=2178,5; p=0,256) antara peserta Prolanis dan pasien umum. Kesimpulan penelitian ini adalah, tidak terdapat perbedaan pengetahuan dan perilaku kesehatan rongga mulut antara peserta Prolanis dengan pasien umum. Kata kunci: pengetahuan, perilaku, diabetes melitus
Due to the heightened risk of complication and cost that needed by diabetic patients, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan behalf of government then launch program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) which are expected to improve the quality of life of diabetic patients, specially Prolanis participants and giving benefit through health monitoring program that are not obtained by general diabetic patients. This study aims to determine differences of knowledge and oral health practice of diabetic patients between Prolanis participants at Grha Diabetika Paguyuban Diabetes Melitus Surakarta and general diabetic patients at Internal Medicine Polyclinic Telogorejo Hospital Semarang. This study is an observational analytic study with cross sectional design. Research subjects were 140 people divided into two research groups. The study was conducted using two questionnaires, the questionnaire of knowledge and oral health practice. Subjects were selected using purposive sampling system. Subjects were asked to fill an informed consent and questionnaires then hand it back to the researcher. The data were analyzed using Mann-Whitney statistic test, because the variable data distribution did not fulfill the assumption of using independence t-test statistic test. The results showed from the entire research subjects (n = 140), only 17.85% of subjects who have good knowledge, while 46,42% of subjects have adequate knowledge and 35,71% of subjects have deficient knowledge. There are 30% of subjects who have good oral health practice, while 60,7% subjects have adequate oral health practice and 9,3% subjects have deficient oral health practice. The results obtained in the Mann-Whitney test, there was no difference in knowledge (U = 2048,5; p = 0,091) and oral health practice (U = 2178,5; p = 0,256) among Prolanis participants and general diabetic patients. The conclusions of this study are, there is no difference in knowledge and oral health practice between Prolanis participants and general diabetic patients. Key words: knowledge, practice, diabetes mellitus
Kata Kunci : knowledge, practice, diabetes mellitus