PENGUATAN KESADARAN PERPAJAKAN DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF AKSIOLOGI
MULIA ARDI, Dr. Sri Soeprapto, M.S., Dr. Rizal Mustansyir
2018 | Disertasi | DOKTOR FILSAFATPenelitian yang berjudul Penguatan Kesadaran Perpajakan di Indonesia dalam Perspektif Aksiologi dilatarbelakangi oleh fenomena perpajakan di tanah air yang hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala. Berbagai permasalahan yang melingkupi praktik perpajakan pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari problem nilai yang menjadi dasar penyelenggaraan pajak. Tingkat kepatuhan pajak yang rendah, kejahatan pajak, dan praktik korupsi yang masif mengindikasikan krisis nilai perpajakan. Krisis nilai dalam pajak mengakibatkan pajak kehilangan orientasi dasar yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan pajak di Indonesia. Penelitian ini secara keseluruhan bertujuan untuk menganalisis, menemukan dan mengkonstruksi nilai-nilai perpajakan guna menyelesaikan krisis nilai dan masalah perpajakan di Indonesia melalui strategi penguatan kesadaran pajak berdasarkan pendekatan nilai Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif filosofis. Model penelitian mengacu pada model penelitian tentang masalah aktual. Telaah atas objek material penelitian dilakukan dengan menggunakan objek formal aksiologi dari berbagai perspektif. Sumber-sumber penelitian primer dan sekunder dianalisis dengan menerapkan unsur-unsur metodis seperti deskripsi, verstehen, interpretasi, holistik dan heuristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pajak memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Tujuan utama pajak adalah untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Kedua, nilai memiliki arti penting dalam kehidupan manusia. Nilai adalah pedoman yang mengarahkan manusia untuk berpikir dan bertindak secara positif. Nilai-nilai yang ada dalam realitas memiliki sejumlah klasifikasi dan hierarki yang dipandang berdasarkan tingkat keluhurannya. Ketiga, pajak pada dasarnya merupakan kegiatan yang sarat nilai. Pajak memuat serangkaian nilai-nilai ideal seperti spiritual, kehidupan, material, dan nilai vital. Nilai-nilai tersebut merupakan dasar dan orientasi utama bagi penyelenggaraan pajak di tanah air. Kedudukan nilai pajak dalam klasifikasi dan hierarki nilai memosisikan pajak sebagai kegiatan bernilai luhur dan bermartabat. Keempat, diperlukan sejumlah strategi untuk meningkatkan kesadaran perpajakan di tanah air. Upaya untuk meningkatkan kesadaran tersebut dilakukan dengan berpedoman pada nilai-nilai ideal perpajakan dan Pancasila yang merupakan nilai dasar perpajakan di Indonesia. Nilai-nilai ideal pajak yang ditransformasi, internalisasi dan disosialisasikan secara berkesinambungan melalui pembudayaan dan pendidikan nilai pada dasarnya bertujuan untuk membangun kesadaran seluruh komponen perpajakan bahwa pajak merupakan kegiatan bermartabat yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.
The research entitled Reinforcing Taxation Awareness in Indonesia in The Perspective of Axiology is motivated by the phenomenon of taxation in the country which until now still faces a number of obstacles. Various issues surrounding the practice of taxation in essence can not be separated from the problem of values that covering the implementation of taxes. Low levels of tax compliance, tax crime and massive corruption practices indicate a crisis of value in taxation. The crisis of taxation value has an impact on the loss of tax from the basic orientation which became the main objective of taxation management in Indonesia. The purpose of this study are to examine, find and construct the values in taxes to overcome various tax problems in Indonesia through a strategy of enforcing the awareness of taxation based on value. This research is philosophical qualitative research. The research model refers to the research model of the actual problem. The study of material object of research is done by using a formal object of axiology from various perspectives. Both primary and secondary research sources were analyzed by applying the methodical elements such as description, verstehen, interpretation, holistic and heuristic. The results of this research show that first, tax plays an important role in various aspects of social life, nation and state. The main purpose of the implementation of taxation is to realize the welfare and prosperity of the people. Second, value has significance meaning in human life. Values are guidelines that direct people to think and act positively. The values that exist in reality have a number of classifications and hierarchies that are seen by virtue. Third, taxes are essentially value-driven activities. Taxes contain a set of ideal values such as spiritual, life, material and vital values. These values are the basis as well as the main orientation for the implementation of dignified taxation in the country. The position of tax value in the classification and hierarchy of values positioned the tax as a high value and dignified activity. Fourth, it takes a number of strategies to increase awareness of taxation in the country. The efforts to raise awareness are realized through the cultural strategy and education of tax value based on the ideal values of taxation and Pancasila which is the basic value for taxation in Indonesia. The ideal values of tax through cultural strategy and value education should be transformed, internalized and disseminated continuously so that all components of taxation are aware that taxation activities are fully intended for the benefit of the nation and state.
Kata Kunci : Taxation, Taxation Values, The Enforcing Strategy of Awareness, Pajak, Nilai Perpajakan, Strategi Penguatan Kesadaran