ANALISIS PASIR CETAK DALAM PEMBUATAN PRODUK DI PT SAMPURNA KUNINGAN
ANANTA MAYANGGA GAMA, Nugroho Santoso, S.T., M.Eng
2018 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK MESINProses pengecoran logam masih banyak dilakukan dalam pembentukan logam. Untuk mendapat hasil pengecoran maskimal ada beberapa yang harus diperhatikan salah satunya adalah komposisi pasir cetak, tanah liat dan air. Komposisi pasir cetak yang baik dapat menghasilkan pengecoran logam yang baik dan mengurangi terjadinya cacat coran. Pengujian pasir cetak dilakukan secara berkala untuk mengetahui karakteristik pasir cetak yang akan digunakan proses pengecoran. Penelitian ini menggunakan pasir cetak juwana yang digunakan untuk proses pengecoran logam PT Sampurna Kuningan. Tahapan pengujian dimulai dengan mengambil sampel pasir cetak alami di PT Sampurna Kuningan. Pasir cetak yang digunakan pengujian dengan kondisi baru dan sudah digunakan selama 2 tahun. Proses pengujian pasir cetak dilakukan di laboratorium pengecoran logam Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Pengujian dilakukan meliputi uji kadar air, uji kadar lempung, uji nomor kehalusan butir pasir, uji kekuatan tekan basah, uji permeabilitas dan uji kerataan permukaan. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, pasir cetak baru memiliki rata-rata kadar air 11,50 % dan pasir cetak bekas memiliki rata-rata kadar air 8,07 %, kadar lempung pasir cetak baru sebesar 10,31 % dan kadar lempung pasir cetak bekas sebesar 8,18 %, nomor kehalusan butir pasir cetak baru FN= 144,62 dan nomor kehalusan butir pasir cetak bekas FN= 144,90, kekuatan tekan pasir cetak baru 0,61 Kgf/cm2 dan kekuatan tekan pasir cetak basah 0,43 Kgf/cm2, permeabilitas pasir baru 152,82 ((cm3/menit))/cm2 dan permeabilitas pasir bekas 138,25 ((cm3/menit))/cm2, kerataan permukaan hasil coran pasir cetak baru sebesar 0,58 mm dan kerataan permukaan hasil coran pasir cetak bekas sebesar 0,24 mm.
Metal casting is commonly used for making a metal. In order to obtain casting any some requirment like a composition sand casting, clay and water that noticed. If sand casting have good composition will produce good product and subtrack the flawed casting. So sand casting test must be do it for know its characteristic. The research use sand casting from Juwana that for metal casting at PT Sampurna Kuningan. The first method was taking some sand casting sample at PT Sampurna Kuningan. The sand casting that use for research is new condition and used for 2 years. The research was done at casting laboratory Mechanical Engineering Vocational of Gadjah Mada Univesity. The kind of research any water content test, clay content test, sand casting smoothness test, strength test, phermeability test and surface coarseness test. From the research, the sand casting has average a water content 11,50 % for new sand casting and 8,07 % for used one , clay content 10,31 % for new sand casting and 8,18 % for used one sand casting, smoothness test FN=144,62 for new sand casting and FN=144,90 for used one sand casting, strength test 0,61 Kgf/cm2 for new sand casting and 0,43 Kgf/cm2 for used one sand casting, permeability testing for new sand casting 152,82 ((cm3/menit))/cm2 and permeability for used one sand casting 138,25 ((cm3/menit))/cm2, surface coarseness test 0,58 mm for new sand casting and 0,24 mm for used one sand casting.
Kata Kunci : Juwana Sand Casting