STRUKTUR DAN KOMPOSISI PENYUSUN PEKARANGAN DI DUSUN GEGUNUNG, DESA TIRTOHARGO, KECAMATAN KRETEK, KABUPATEN BANTUL
ELMI PUJIASTUTI, Dr. Ir. Dwi T. Adriyanti, M.P.
2018 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTANPekarangan merupakan salah satu bentuk agroforestri komplek yang memiliki struktur dan komposisi jenis sangat beragam. Pekarangan juga dapat diartikan sebagai lahan di sekitar rumah dan umumnya berpagar keliling yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan dan pemenuhan gizi dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan, data tentang struktur dan komposisi di Dusun Gegunung masih sangat minim, sehingga perlu dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan komposisi jenis tumbuhan penyusun pekarangan di Dusun Gegunung Desa Tirtohargo dan untuk mengetahui kelimpahan vegetasinya. Penelitian dilakukan di Dusun Gegunung Desa Tirtohargo Kecamatan Kretek Kabupaten bantul pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2018. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah metode sensus. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 bagian/zona, yaitu bagian/zona yang terdekat, bagian tengah, dan terjauh berdasarkan jarak dari pantai ke dusun. Setiap zona dipilih 5 sampel pekarangan dengan pertimbangan luas lahan pekarangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur tegakan secara horizontal dan vertikal pada lahan pekarangan Dusun Gegunung Desa Tirtohargo tidak terlalu rapat. Komposisi jenis penyusun pekarangan yang terdapat di Dusun Gegunung sebanyak 34 jenis. Pada zona 1 terdapat 23 jenis, zona 2 terdapat 22 jenis, dan zona 3 terdapat 20 jenis. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai INP tertinggi pada tingkat pohon yaitu Kelapa sebesar 111,7% dan nilai INP tertinggi pada tingkat tiang yaitu Gamal sebesar 94,3%. Nilai INP terendah tingkat pohon yaitu Sukun dan Mahoni sebesar 2,6% dan nilai INP terkecil pada tingkat tiang yaitu Beringin sebesar 3,6%. Pada nilai INP tingkat sapihan jenis Gamal sebesar 200%.
Pekarangan is one form of complex agroforestry that has structure and lots of diverse species compositions. Pekarangan also can be interpreted as area around the house and commonly circumferenced fenced which can used for increase income and fulfillment nutrition with optimizing utilization the area of pekarangan, data about structure and composition in Gegunung Hamlet is still very minimum, so it is necessary to do this research. The objective of this research are to find out the structure and species composition of pekarangan compiler in Gegunung Tirtohargo, also for knowing vegetation abundance of pekarangan compiler. This research conducted in Gegunung, Tirtohargo Village, Kretek Region, Bantul Regency on January until May 2018. Method of the data collection used census method. The location of the study is divided into 3 parts / zones, that is the closest, the middle, and the farthest, according to distance from the beach to the hamlet. Each zone is selected 5 samples of the pekarangan with consideration the size of the pekarangan area. Research result show that standing structure are horizontally and vertically in the area of pekarangan Gegunung, Tirtohargo Village is not too tight. Species composition of pekarangan compiler which occur in Gegunung is as much 34 species. Zona 1 be found 23 species, zona 2 be found 22 species, and zona 3 be found 20 species. Based on the calculation result, the highest INP value in the tree level is Coconut at 111.7% and the highest INP value in the pole level is Gamal at 94.3%. The lowest INP value of tree level that is Breadfruit and Mahoni at 2.6% and the smallest INP value in the pole level is Beringin at 3.6%. At the value of INP the gamal type sapihan level is 200%.
Kata Kunci : Struktur tegakan, komposisi jenis, pekarangan, agroforestri, Dusun Gegunung.