HUBUNGAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI DENGAN PENYAJIAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar di BEI Periode 2010 sampai 2015)
ADE RIZQI WULANDARI, Zuni Barokah, S.E., M.Comm., Ph.D., CA.,
2018 | Skripsi | S1 AKUNTANSILebih dari 90% perusahaan di Indonesia melakukan transaksi pihak berelasi. Transaksi pihak berelasi ini dilakukan karena alasan seperti penghematan kos dan penurunan risiko transaksi yang harapannya akan meningkatkan efisiensi operasi perusahaan. Permasalahannya, banyak penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa transaksi pihak berelasi cenderung bersifat oportunistik sehingga merugikan pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan transaksi pihak berelasi yang cenderung bersifat oportunistik dan efisien dengan penyajian kembali laporan keuangan. Sampel penelitian ini adalah 155 perusahaan yang memenuhi kebutuhan variabel penelitian dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2010. Hipotesis pada penelitian ini diuji menggunakan analisis regresi nonlinear dengan model regresi PROBIT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa transaksi pihak berelasi yang cenderung bersifat oportunistik memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap penyajian kembali laporan keuangan.
More than 90% of companies in Indonesia are engaged in related party transactions. Related party transactions are conducted for reasons such as cost savings and transaction risk minimalization to improve company's operations efficiency. Unfortunately, previous studies found that related party transactions tend to be opportunistic then it could harm shareholders. This study aims to find the relationship of related party transactions that tend to be opportunistic and efficient with accounting restatements. Sample of this study consist of 155 companies that fulfill the research variables needed and listed in Indonesia Stock Exchange during 2010 until 2015. The hypotheses in this study are tested by nonlinear regression analysis with PROBIT regression model. The result indicates that related party transactions that tend to be opportunistic have a positive correlation with accounting restatements.
Kata Kunci : transaksi pihak berelasi oportunistik, transaksi pihak berelasi efisien, penyajian kembali laporan keuangan, opportunistic related party transactions, efficient related party transactions, accounting restatements