Laporkan Masalah

PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA SMA DI KOTA TEGAL

NADIA ADE PRATIWI, Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, MA.; Dr. Dra. Budi Wahyuni, MM, MA

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Kasus mengenai perilaku seksual pada remaja dari waktu ke waktu semakin mengkhawatirkan karena sudah melebihi batas terutama pada masa remaja akhir. Permasalahan tersebut berkaitan dengan kesehatan reproduksi yang berakar dari kurangnya informasi dan pemahaman serta kesadaran untuk mencapai sehat secara reproduksi. Kota Tegal sebagai daerah persimpangan dan berpotensi untuk terjadinya penyebaran IMS (Infeksi Menular Seksual) dan HIV/AIDS. Sebagian besar pekerjaan orang tua siswa adalah pedagang warteg di Jakarta dan anak-anaknya dibesarkan jauh dari orangtua sehingga pergaulan remaja kurang mendapat perhatian dan dapat timbul perilaku nakal seperti perilaku seksual pranikah. Tujuan: Mengetahui hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja SMA. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian di SMA Kota Tegal dan sedang berada di kelas XI SMA atau berusia antara 15 sampai 19 tahun. Besar sampel sebanyak 254 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan Chi square dan analisis multivariat regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95% dan +- <0,05. Hasil: Persentase perilaku seksual pranikah beresiko pada remaja lebih banyak 55,12% dibandingkan dengan yang tidak beresiko. Ada hubungan yang signifikan p<0,05 antara peran teman sebaya dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMA (OR=1,85; CI95%: 1,123-3,056). Terdapat hubungan pada pengetahuan (OR=1,66; CI95%: 1,0058-2,759), sikap (OR=2,37; CI95%: 1,431-3,948), akses media pornografi (OR=2,87; CI95%: 1,711-4,837), dan peran orang tua (OR=1,74; CI95%: 1,036-2,930) dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMA (p<0,05), sedangkan jenis kelamin dan nilai sosial dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMA tidak terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Peran teman sebaya berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMA di Kota Tegal. Saran : Pihak sekolah dapat meningkatkan peran peer educator sebagai salah satu bentuk upaya peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.

Research Background: Cases about sexual behavior on adolescents over the time are increasingly worrying because they are exceeding the limit especially in late period of adolescence. Such problem has a relation to reproductive health that is rooted from the lack of information and understanding and awareness as well to achieve healthy reproduction.Tegal City as a junction area and has a potential for the deployment of STI (Sexually Transmitted Infections) and HIV/AIDS. Most of the jobof students parents is warteg merchants in Jakarta and their children were raised far from their parents so that their commingling got less care and can lead to misbehavior such as premarital sexual behavior. Research objective: Identifying the relationship of peersrole towards premarital sexual behavior on high school adolescents. Research methods: Quantitative research used cross sectional design. The location of the research was in Senior High School in TegalCity and in the grade XI of Senior High School or in the age of 15 to 19 years old. The sample size was 254 respondents. Data was collected by using questionnaires. Bivariate analysis used Chi square and multivariate logistic regression analysis with 95% of confidence level and+-<0,05. Research findings: Percentage of risky premarital sexual behavior on adolescentswas 55,12% more compared with the one which was not at risk. There was a significant relationship p <0.05 between peer roleand premarital sexual behavior on high school adolescents (OR = 1.85; CI95%: 1.123-3.056). There are relationships on knowledge (OR = 1.66; CI95%: 1.0058-2.759), attitudes (OR = 2.371; CI95%: 1,431-3948), access to pornographic media (OR = 2.87; CI95%: 1.711-4.837), and parent role (OR = 1.74; CI95%: 1.036 -2.937) with premarital sexual behavior on high school adolescents (p <0.05), meanwhile gender and social values with premarital sexual behavior on high school adolescents did not have a significant relationship. Conclusion: The role of peers has a relationship towards premarital sexual behavior on high school adolescents in Tegal City. Recommendation: The school can enhance the role of peer educator as one of the efforts to increase knowledge about reproductive health

Kata Kunci : remaja, peran teman sebaya, perilaku seksual pranikah, Adolescent, Peers Role, Premarital Sexual Behavior

  1. S2-2018-403310-abstract.pdf  
  2. S2-2018-403310-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-403310-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-403310-title.pdf