Laporkan Masalah

Tingkat Partisipasi Pemangku Kepentingan Lokal pada Event Wisata "Rumah Domes Culture Festival" di Desa Wisata Rumah Domes, Kabupaten Sleman

NADHILA FITRI RAHMI HARAHAP, Dr. Wiwik Sushartami, M.A.

2018 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Partisipasi pemangku kepentingan lokal menjadi penting karena pemangku kepentingan lokal merupakan pemangku kebijakan primer pada suatu perhelatan (event), yang juga membawa risiko paling besar baik untuk menentukan keberhasilan perhelatan maupun risiko dari terjadinya perhelatan tersebut (Reid, 2011: 27). Penelitian ini menilai tingkat partisipasi pemangku kepentingan lokal pada event wisata Rumah Domes Culture Festival di Desa Wisata Rumah Domes. Tingkat partisipasi dinilai dengan menggunakan tingkat partisipasi Tosun (1999) pada lima pemangku kepentingan lokal (Leksakundilok, 2004). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Teknik snowball sampling dilakukan untuk menentukan narasumber penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi pemangku kepentingan lokal di event wisata Rumah Domes Culture Festival berada pada dua tingkatan yaitu partisipasi dengan kesadaran sendiri yang merupakan tingkatan tertinggi yang paling ideal dan partisipasi yang dipengaruhi yang merupakan tingkatan menengah. Pemangku kepentingan lokal yang masuk ke dalam tingkat partisipasi dengan kesadaran sendiri adalah perwakilan masyarakat, pemimpin sukarela, dan elit lokal. Pemangku kepentingan lokal lain yaitu masyarakat lokal dan perempuan masuk ke dalam tingkat partisipasi yang dipengaruhi. Tingkat partisipasi masyarakat lokal dan perempuan dapat ditingkatkan dengan cara mengikutsertakan mereka ke proses perencanaan perhelatan dan memberikan kesempatan untuk beropini secara langsung mengenai pengembangan perhelatan.

Local stakeholders’ participation is important because local stakeholders are the primary stakeholders in an event so that they carry the most risk whether in ensuring the successfulness or the risk incurred as the result of the event (Reid, 2011: 27). This research assesses the level of local stakeholders’ participation in Rumah Domes Culture Festival at Rumah Domes Tourism Village using Tosun’s participation level (1999) on five categories of local stakeholders from Leksakundilok (2000). This research uses a descriptive qualitative method with interview and observation as data collection techniques. Snowball sampling is conducted to determine the research respondents. The result shows the level of five local stakeholders falls into two levels, spontaneous participation which is the highest and the ideal level of participation, and induced participation which is the middle level of participation. Local stakeholders in spontaneous participation level are community representative, self-imposed leaders, and local elite. The other local stakeholders which are local people and women are in induced participation level. The level of local people and women participation can be improved by including them in event planning process and give them chance to directly voice their opinions about the event development.

Kata Kunci : tingkat partisipasi, pemangku kepentingan lokal, event wisata

  1. S1-2018-348237-abstract.pdf  
  2. S1-2018-348237-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-348237-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-348237-title.pdf