ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH KONVERSI PADA PT. BANK TABUNGAN PENSIUNAN NASIONAL SYARIAH
FA'ATUN NAFI'A, Laksmi Yustika Devi, S.P., M.Si., Ph.D.
2018 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SVPerkembangan perbankan syariah di Indonesia tidak lepas dari perkembangan dan kemajuan perbankan syariah di dunia internasional. Salah satu indikator perkembangan keuangan syariah adalah jika kondisi perbankan syariahnya berkembang dengan baik. Pendirian bank umum syariah dapat dilakukan dengan cara konversi atau perubahan kegiatan usaha dari bank konvensional menjadi bank berdasarkan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui perbandingan kinerja keuangan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah sebelum dan sesudah melakukan konversi. Kinerja keuangan yang dianalisis adalah Capital Adequancy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Loan (NPL) atau Non Performing Finance (NPF) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) atau Finance to Deposit Ratio (FDR). Periode penelitian adalah tahun 2010 Q1 - 2014 Q2 untuk sebelum konversi dan tahun 2014 Q3 - 2018 Q1 untuk sesudah konversi. Analisis dilakukan dengan menggunakan Uji Paired Sample T-Test dan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test pada rasio keuangan dengan alpha 5 persen (5%). Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan pada rasio Capital Adequancy Ratio (CAR), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Loan (NPL) atau Non Performing Finance (NPF) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) atau Finance to Deposit Ratio (FDR). Namun rasio Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) menunjukkan tidak adanya pebedaan secara signifikan pada kinerja keuangan antara periode sebelum dan sesudah dilakukannya konversi.
The development of Islamic banking in Indonesia can not be separated from the development and advancement of sharia banking globally. One indicator of Islamic finance development is a well-established sharia banking. The establishment of sharia commercial bank can be done by conversion or change of business activity from a conventional bank to a sharia bank. This study aims to compare financial performance of PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah before and after conversion. The financial performances analyzed are Capital Adequancy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Loan (NPL) or Non Performing Finance (NPF) and Loan to Deposit Ratio (LDR) or Finance to Deposit Ratio (FDR). The study period is 2010 Q1 - 2014 Q2 for pre-conversion and 2014 Q3 - 2018 Q1 for post-conversion. Analysis data used Paired Sample T-Test and Wilcoxon Signed Ranks to financial ratios with alpha 5 percent (5%). The results of the research analysis showed that there is a significant difference in the ratio of Capital Adequacy Ratio (CAR), Operating Expense to Operating Income (BOPO), Non Performing Loan (NPL) or Non Performing Finance (NPF) and Loan to Deposit Ratio (LDR) or Finance to Deposit Ratio (FDR). However, Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) showed no significant difference in the financial performance between the period before and after conversion.
Kata Kunci : kinerja keuangan, konversi, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah, paired sample t-test, wilcoxon signed ranks test. / financial performance, conversion, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah, paired sample t-test, wilcoxon signed ranks test.