Kerja Sama Amerika Serikat dan Rusia dalam Kesepakatan Gencatan Senjata September 2016 sebagai Salah Satu Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat dalam Melawan Terorisme di Suriah
ELLYSA ZULFA QONITA, Atin Prabandari, SIP.,MA(IR)
2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALSkripsi ini menjelaskan mengenai perilaku suatu negara dilihat dari kebijakan luar negerinya sebagai cerminan adanya implikasi dari identitas dan struktur internasional. Menggunakan pendekatan konstruktivisme, skripsi ini menganalisis alasan dari kemauan AS bekerja sama dengan Rusia dalam melawan kelompok teroris di Suriah, meskipun kedua negara tersebut memiliki sejarah hubungan yang diliputi oleh ketegangan dalam berbagai isu serta ketidaksepahaman mengenai strategi terbaik untuk menyelesaikan masalah di Suriah, dalam hal ini adalah keputusan untuk mempertahankan atau menurunkan rezim Assad. Melalui pendekatan tersebut, skripsi ini tidak hanya menjelaskan kebijakan luar negeri AS sebagai hal yang terkonstruksi, tetapi diharapkan secara komprehensif menjelaskan mengenai intersubjektivitas masyarakat AS sehingga mampu menjelaskan adanya pergeseran pandangan mengenai dua hal: pertama, identitas AS sebagai polisi dunia. Kedua, pemahaman AS mengenai agen dan struktur yang ada, yakni keterlibatan dan pengaruh Rusia di Suriah.
This thesis explains about the behaviour of a state seen from its foreign policy as a reflection of the implication of identity and international structure. Using Constructivism approach, this thesis analyses the reason of U.S. decision to cooperate with Russia in the context of counterterrorism in Syria, although both of the countries has a history of rather unpleasant relation in many issues and clash of the best strategy to end the problem in Syria regarding to the preservation of the Syrian regime. With the aforementioned approach, this thesis not only explains about U.S. foreign policy as something constructed, but also comprehensively analyse the policy as the output of U.S.' intersubjectivity of two things which are complementary to each other: first, U.S. 'identity as world policeman. Second, U.S' understanding about agent and structure present, which are Russia's involvement and influence in Syria.
Kata Kunci : Amerika Serikat, Rusia, ISIS, Suriah, Cessation of Hostilities, Joint Impelementation Center, Konstruktivisme, Kepemimpinan, Identitas, Polisi Dunia, Obama