GAMBARAN KETERAMPILAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MELAKSANAKAN PROSEDUR PEMBALUTAN LUKA PADA PELATIHAN BTCLS
HANIFA NURUL ZAHRA, Sutono ; Anita Kustanti
2018 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang : Keadaan gawat darurat bisa terjadi dimana dan kapan saja. Kondisi tersebut memerlukan tindakan yang cepat dan tepat. Mahasiswa keperawatan merupakan bagian dari masyarakat yang memerlukan keahlian dalam melakukan tindakan pertolongan gawat darurat khususnya pembalutan luka. Tujuan: Mengetahui gambaran keterampilan mahasiswa keperawatan dalam melaksanakan prosedur pembalutan luka pada pelatihan BTCLS. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif non eksperimental dan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di 2 tempat pelatihan, yaitu di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilakukan selama 2 bulan yaitu pada bulan November dan Desember 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta pelatihan pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) yang diadakan oleh tim (PUSBANKES) 118 PERSI DIY dengan sampel berjumlah 141 peserta. Analisis data menggunakan univariate, data ditampilkan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil : Sebanyak 141 responden mengikuti pelatihan BTCLS yang mayoritasnya adalah berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar responden masuk dalam kategori sedang (51-74%) pada saat latihan skills (66,0%) yaitu sebanyak 93 responden. Sedangkan pada saat evaluasi skills mayoritas masuk ke dalam kategori tinggi (lebih dari 75%) yaitu sebanyak 131 responden (92,9%). Kesimpulan : Penelitian yang telah dilakukan mengenai gambaran keterampilan mahasiswa keperawatan dalam melaksanakan prosedur pembalutan luka pada pelatihan BTCLS menghasilkan kesimpulan bahwa keterampilan pembalutan luka pada responden memiliki kategori keterampilan tinggi (lebih dari 75%).
Background: Emergency situation occurred anywhere and anytime. The circumstances require immediate and appropriate management. Nursing students as the member of community expected to provide emergency care aid including wound dressing. Objective: To identify nursing student's skill in performing wound dressing care procedure on Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) training. Method: A descriptive-quantitative research with cross sectional design piloted in 2 training venue in Yogyakarta Special Region. The research ran for 2 months from November to December 2017. The population in the research is whole participants of Basic Trauma and Cardiac Life Support organized by PUSBANKES Team 118 PERSI DIY. Total 141 respondents participate in the research. Data explored by univariat analysis and displayed in the form of frequency distribution. Results: 141 respondents dominated by female attended BTCLS training. Most of the respondents (93 students) skills during in-class-skill-training were in the medium category (skill range 51-74%). Students following post-training-skills evaluation and identified that 131 students (up to 75%) classified into high category (skill range >75%). Conclusion: Nursing students skill in providing emergency wound dressing care on BTCLS training categorized in high skill (up to 75%).
Kata Kunci : mahasiswa keperawatan, keterampilan, pembalutan luka