Laporkan Masalah

Populasi Hama dan Musuh Alami Pada Beberapa Klona Ubi Kayu

ASTRI HARNOV PUTRI, Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P. ; Dr. Ir. Arman Wijonarko, M.Sc

2018 | Skripsi | S1 PROTEKSI TANAMAN

Beberapa klon tanaman ubi kayu pada fase generatif dapat diserang oleh beberapa jenis hama. Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mempelajari keragaman, fluktuasi populasi dan tingkat serangan hama utama pada 12 klona tanaman ubi kayu fase generatif. Penelitian dilakukan di pertanaman ubi kayu di Turi, Jogjakarta dan di laboratorium Pengendalian Hayati Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan September sampai Desember 2017. Penelitian dengan rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 12 klon tanaman ubi kayu yang ditanam dalam 3 kelompok. Pengamatan secara langsung pada tanaman ubi kayu dilakukan satu kali seminggu, yaitu pengamatan jenis hama dan selanjutnya diidentifikasi di laboratorium. Pengamatan morfologi 12 klona ubi kayu dilakukan secara langsung di lahan penelitian. Hasil pengamatan morfologi ke 12 klona ubi kayu memperlihat bahwa; daun hampir sama yaitu menjari dengan jumlah 5 - 7 helai, demikian juga dengan batang bentuk dan warna yang sama. Ditemukan hama utama yaitu kutu putih Phenacoccus manihoti dan tungau merah Tetranychus urticae, sedangkan musuh alami yang ditemukan adalah laba - laba. Populasi kutu putih P. manihoti tertinggi pada klona Karet dengan jumlah populasi 236,44 individu/batang, dan yang terendah terdapat pada klona Meni dengan jumlah populasi 142,48 individu/batang. Intensitas serangan tungau Tetranychus urticae yang tertinggi terdapat pada klona Gemblong dengan nilai 40,74%, dan terendah pada klona Tanjung Sari 2 dengan nilai 24,99%.

Generative cassava clones phase can be attacked by several types of pests. Research has been conducted with the aim to study the diversity, population fluctuations and the rate of major pest attacks on 12 generative phase cassava clones. The research was conducted at cassava plantation in Turi, Jogjakarta and in the laboratory Pengendalian Hayati Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. The time of the research is from September to December 2017. Research was designed with Randomized Block Design (RBD) with treatment of 12 clones of cassava planted in 3 groups. Direct observation on cassava plant was done weekly, ie pest observed identified in the laboratory. The morphological observation of 12 cassava clones was conducted directly on the research field. The results of morphological observations to 12 cassava clones showed that; leaves almost the same ie menjari with the amount of 5 - 7 strands, as well as the same shaft and color. The main pests found, were white flea Phenacoccus manihoti and red mites Tetranychus urticae, while the natural enemies found were spiders. Highest population of white lice of P. manihoti in Karet clone with population of 236,44 individuals/stems, and the lowest was in the Meni clone with a population of 142.48 individuals/stems. The highest intensity of Tetranychus urticae mite was found in Gemblong clone with 40,74% value, and the lowest at Tanjung Sari 2 clone with value 24,99%.

Kata Kunci : Fase generatif, hama utama, Phenacoccus manihoti, Tetranychus urticae, klona ubi kayu

  1. S1-2018-353206-abstract.pdf  
  2. S1-2018-353206-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-353206-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-353206-title.pdf