Laporkan Masalah

ANALISIS KESIAPAN MENERAPKAN INTEGRATED REPORTING (STUDI PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA)

SUJATMAN LA DEGA, Jogiyanto Hartono M, Prof., Dr., MBA., Ak., CMA., CA.

2018 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan perusahaan publik sektor keuangan untuk menerapkan integrated reporting yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode content analysis dan analisis deskriptif. Objek dalam penelitian ini ialah 30 perusahaan sektor keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Jenis data yang digunakan yaitu data dokumen dalam bentuk annual report 30 perusahaan sektor keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor keuangan tergolong siap menerapkan integrated reporting. Perusahaan yang memiliki nilai tertinggi yang tergolong dalam kategori sangat siap menerapkan integrated reporting yaitu Bank BNI, Bank BTN, Bank Mandiri, dan J Trust Bank. Elemen konten yang paling banyak diungkapkan sesuai dengan IR Framework yaitu elemen risiko dan peluang dengan nilai 100% atau semua perusahaan sektor keuangan masuk dalam kategori sangat siap, sedangkan elemen konten yang paling sedikit diungkapkan yaitu dasar penyusunan dan penyajian dengan nilai 33% dan semua perusahaan tergolong tidak siap menerapkan integrated reporting.

This study aims to analyze the readiness of various financial sector public companies for integrated reporting implementation at the Indonesia Stock Exchange. This research uses a content analysis method and a descriptive analysis. The objects in this study are 30 financial sector companies listed at the Indonesia Stock Exchange. The type of data used is document data in the form of annual reports of these 30 financial sector companies. The results of this study indicate that the financial sector companies are ready to implement integrated reporting. Companies that have the highest value, and fall into the category of ready to implement integrated reporting are: Bank BNI; Bank BTN; Bank Mandiri; and J Trust Bank. The most disclosed content elements in accordance with IR Framework are the elements of risk and opportunity with 100% value or that all financial sector companies fall into the category of highly prepared, whereas the least-expressed content element is the basis of preparation and presentation with a value of 33% and that all companies are classified as not ready to implement integrated reporting.

Kata Kunci : Integrated Reporting, Annual Repot, Sektor Keuangan, Bursa Efek Indonesia.

  1. abstract.docx  
  2. abstract.docx.pdf  
  3. abstract.pdf  
  4. bibliography.docx  
  5. bibliography.pdf  
  6. S2-2018-402061-abstract.pdf  
  7. S2-2018-402061-bibliography.pdf  
  8. S2-2018-402061-tableofcontent.pdf  
  9. S2-2018-402061-title.pdf  
  10. tableofcontent.docx  
  11. tableofcontent.pdf  
  12. title.pdf