Laporkan Masalah

Ketahanan Pangan Rumah Tangga Tani Kentang di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang

DEVIKA ASMI PANDANWANGI, Ir. Any Suryantini, M.M. Ph.D; Prof. Dr. Ir. Masyhuri

2018 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pangsa pengeluaran pangan 2) tingkat kecukupan energi 3) tingkat ketahanan pangan 4) faktor-faktor yang mempengaruhi pangsa pengeluaran pangan rumah tangga tani kentang di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Daerah penelitian ditentukan secara purposive sampling. Sampel responden rumah tangga tani dipilih dengan metode purposive sampling. Ketahanan pangan rumah tangga dapat diketahui melalui klasifikasi silang menurut Jonsson and Toole. Faktor-faktor yang mempengaruhi pangsa pengeluaran pangan dapat diketahui dengan melakukan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pangsa pengeluaran rumah tangga tani kentang di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang adalah 52,85% (2) tingkat kecukupan energi rumah tangga tani adalah 98,46% (3) secara umum rumah tangga tani di Kecamatan Ngablak termasuk kategori tahan pangan (4) faktor-faktor yang berpengaruh positif terhadap pangsa pengeluaran pangan yaitu harga telur dan harga minyak goreng, sedangkan pendapatan usaha tani dan jumlah anggota keluarga berpengaruh negatif terhadap pangsa pengeluaran pangan.

This research aims to determine (1) the share of farm households food expenditure, (2) the level of energy sufficiency, (3) food security conditions, and (4) determinant factors of a share of potato farming household food expenditure in Ngablak subdistrict Magelang regency. The method used in this research is purposive sampling. The research area is determined by purposive sampling method. Household food security can be categorized through Jonsson and Tooles cross-classification. Factors affecting the share of food expenditure can be determined by multiple linear regression analysis. The result showed that 1) the share of food expenditure of farm households is 52,85% 2) the level of energy sufficiency of farm households is 98,46% 3) potato farm households classified as food secure by 50,00% 4) farm households in the Ngablak subdistrict are positively affected by the price of eggs and the price of cooking oil, while the potato farming revenue and family size negatively affect the share of food expenditure.

Kata Kunci : kecukupan energi, ketahanan pangan, pangsa pengeluaran pangan, usahatani kentang

  1. S1-2018-364096-abstract.pdf  
  2. S1-2018-364096-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-364096-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-364096-title.pdf