Rancang Bangun Simulator Kowangan Berbasis Scilab
RAYMOND CHRISTIANTO, Dr. Gea Oswah Fatah Parikesit, S.T., M.Sc. ; Dr. Indraswari Kusumaningtyas, S.T., M.Sc.
2018 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKAKowangan adalah suatu tudung berbentuk perisai yang digunakan oleh gembala bebek di Wonosobo untuk berlindung dari panas dan hujan. Kowangan terbuat dari anyaman bambu, yang kemudian bagian luarnya ditutupi dengan pelepah bambu (slumpring). Untuk mengisi waktu luang ketika menggembala bebek, penggembala kemudian memasang senar, bandul, dan bilah bambu untuk menjadikan kowangan sebagai alat musik yang disebut sebagai bundengan. Saat ini, bundengan merupakan alat musik yang hampir punah. Oleh karena itu, terdapat kesulitan untuk mempelajari bundengan secara eksperimental. Untuk itu, dirancanglah suatu simulator dasar yang bersifat modular, sehingga nantinya dapat dibangun simulator bundengan yang lebih lengkap. Simulator ini dibangun di Scilab. Simulator ini dirancang untuk memodelkan perilaku kowangan sebagai soundboard dari bundengan. Kowangan dimodelkan sebagai kumpulan sumber titik dipol yang saling terpisah. Untuk memastikan simulator yang dibangun valid untuk asumsi yang digunakan, pembuatan simulator dimulai dari sumber titik -- titik ukur hingga sumber bidang -- bidang ukur. Simulator menyajikan data dalam bentuk grafik, di mana perbedaan tekanan akustik atau tingkat tekanan bunyi dilambangkan oleh perbedaan warna. Untuk alpha = 22,5 derajat didapatkan waktu simulasi sebesar 422 s dan penggunaan random access memory sebesar 961 MB. Informasi dari simulator ini dapat menjadi acuan bagi para pembuat dan pemain bundengan.
The kowangan is a shield-shaped cape used by duck herders in Wonosobo to protect themselves from sun and rain. The kowangan is made from bamboo lattices which surface is covered by bamboo culm sheats called slumpring. To pass the time, the duck herders attach bamboo plates and string with bamboo clips to transform the kowangan into a musical instrument called the bundengan. Currently, the bundengan is an endangered instrument. Because of that, there is a difficulty to do an experimental study on the bundengan. To solve this, a modular kowangan simulator is designed. This simulator can be used to build a more comprehensive kowangan simulator. This simulator is built in Scilab. This simulator is designed to model the kowangan as the bundengan soundboard. The kowangan is modeled as group of independent acoustic dipole sources. To validate the simulator for this assumption, the simulator is built step-by-step from one single source -- one observation point until one plane source -- one observation plane. The data is then presented in a graph which acoustic pressure or sound pressure level differences is shown in color. For alpha = 22.5 degree, the simulation time is 422 s, and the random access memory usage is 961 MB. The information from this simulator can be used as references for the bundengan builder and player.
Kata Kunci : kowangan, bundengan, simulator, tingkat tekanan bunyi, Scilab