Laporkan Masalah

Interrater Reliability dari Checklist OSCE Keterampilan Terapi Intravena di Program Studi Ilmu Keperawatan FKKMK UGM

DWI SUCI LESTARI, Totok Harjanto, S. Kep., Ns., M.Kes; Anita Kustanti, S.Kep., Ns., M.Kep; Dr. Heny Suseani P., S.Kp., M.Kes

2018 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

INTISARI Latar Belakang: OSCE merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengevaluasi kompetensi mahasiswa dalam melakukan keterampilan keperawatan. Reliabilitas dari checklist menjadi hal yang perlu diperhatikan sebagai instrumen penilaian dalam OSCE. Oleh karena itu, penelitian mengenai reliabilitas checklist sangat bermanfaat untuk menilai kelayakan instrument tersebut. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menilai reliabilitas dari checklist OSCE keterampilan pemberian terapi intravena Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif non eksperimental dengan rancangan penelitian cross-sectional. Penelitian ini melibatkan responden sebanyak 105 responden, dimana semuanya merupakan mahasiswa keperawatan tahun kedua di Program Studi Ilmu Keperawatan FKKMK UGM. Untuk mengetahui reliabilitas checklist, penelitian ini menggunakan interrater reliability dengan melibatkan 2 rater untuk melakukan penilaian pada saat OSCE berlangsung dan analisis data menggunakan Kappa dan Percent of Agreement (PA). Hasil: Interrater reliability dari checklist OSCE keterampilan pemberian terapi intravena adalah fair dengan nilai Kappa 0,3164 dan PA 72,38%. 26 item dari checklist ini dikelompokkan menjadi 4 kategori. 6 item termasuk dalam kategori pertama yaitu kappa dan PA diterima (Kappa ≥ 0,41, PA >80%), 2 item masuk dalam kategori kedua yaitu kappa diterima dan PA tidak diterima, 10 item termasuk dalam kategori ketiga yaitu kappa tidak diterima sedangkan PA diterima yang disebut paradox kappa, dan 6 item termasuk dalam kategori keempat yang mempunyai nilai kappa dan PA yang tidak dapat diterima (Kappa <0,41, PA<80%). Kesimpulan: Interrater reliability dari checklist keterampilan pemberian terapi intravena termasuk dalam kategori fair, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan checklist untuk dapat diteliti pada penelitian selanjutnya.

ABSTRACT Background: OSCE becomes one of method used to evaluate nursing student’s competence in skills lab. The reliability of the checklist becomes a concern as a evaluation instrument in the OSCE. Therefore, research on reliability checklist is very useful to assess the instrument. Objective: This Study purpose to assess the reliability of OSCE checklist of intravenous therapy skills Method: This study was non-experimental quantitative descriptive study with cross-sectional study design. This study involved 105 respondents, all of hem are second-year students in school of nursing FKKMK UGM. To determine reliability of this checklist, this study uses interrater reliability by involving 2 rater to perform assessment during the OSCE. Kappa and Percent of Agreement (PA) are used to analyse the results. Results: Interrater reliability of OSCE checklist of intravenous therapy was fair with kappa value 0,3164 and PA 72,38%. 26 items from this checklist are grouped into 4 categories. 6 items included in the first category of kappa and PA received (Kappa ≥ 0.41, PA > 80%), 2 items entered in the second category of kappa accepted andPA not accepted, 10 items included in the third category ie kappa not accepted while PA is accepted called the kappa paradox, and 6 items fall into the fourth category having unacceptable kappa and PA values (Kappa <0.41, PA <80%). Conclusion: The interrater reliability of the OSCE checklist for intravenous therapy skill was fair, so it is necessary to evaluate and improve the checklist for later research.

Kata Kunci : Checklist, Interrater reliability, OSCE, Terapi Intravena

  1. S1-2018-369474-Abstract.pdf  
  2. S1-2018-369474-Bibliography.pdf  
  3. S1-2018-369474-TableofContent.pdf  
  4. S1-2018-369474-Title.pdf