Laporkan Masalah

Identifikasi dan Karakterisasi Patogen Busuk Pelepah Padi di Kabupaten Serang

SAFITRI DIAN P, Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo,M.Sc. ; Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr. Sc

2018 | Skripsi | S1 PROTEKSI TANAMAN

Sarocladium oryzae dan jamur Fusarium spp. dapat menjadi patogen dari penyakit busuk pelepah padi. Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada penelitian sebelumnya didapatkan Fusarium spp sebagai patogen busuk pelepah padi sementara di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat disebabkan oleh Sarocladium oryzae. Penelitian dilakukan untuk mengetahui patogen busuk pelepah padi di Kabupaten Serang, Provinsi Banten dan mengkarakterisasi patogen baik secara morfologi koloni maupun mikroskopis. Uji patogenisitas menunjukkan bahwa isolat jamur dari 12 lokasi kecamatan dengan masing - masing lokasi satu rumpun tanaman sampel, didapatkan 25 isolat yang 23 diantaranya merupakan jamur Fusarium spp. dan 2 isolat lainnya merupakan jamur Sarocladium oryzae. Laju pertumbuhan koloni jamur menunjukkan pertumbuhan dari isolat yang paling lambat pada isolat KSN1 dan TTJ3 yang merupakan Sarocladium oryzae, sementara paling cepat adalah CPC11 yang merupakan Fusarium spp. Fusarium sp. yang ditemukan memiliki koloni secara umum berwarna putih hingga ungu gelap, cokelat kekuningan, dan ungu muda, memiliki makrokonidia yang berbentuk menyerupai kano dengan apical hooked, papilate, dan blunt, serta basal yang berbentuk foot shaped, dan memiliki mikrokonidia yang membentuk rantaian dan sebagian membentuk false head. Sementara Isolat merupakan Sarocladium oryzae memiliki koloni berwarna putih dengan bagian bawah koloni berwarna kuning. Konidia menyerupai mikrokonidia Fusarium sp. yang lebih kecil ukurannya dan tidak membentuk klamidospora.

Sarocladium oryzae and Fusarium spp. can be the pathogens of rice sheath rot disease. On previous research in D.I. Yogyakarta and Central Java Province, it was obtained Fusarium spp. as the pathogen of sheath rot of rice, while in Karawang, West Java Province, it was caused by Sarocladium oryzae. This study aimed to determine the sheath rot pathogen of rice in Serang District, Banten Province and to characterize the pathogen either colony and microscopic morphology. Pathogenicity test showed that fungal isolates from 12 subdistrict locations with each location of one clump of sample rice plants, it was obtained 25 isolates of which 23 isolates were belong to Fusarium spp. and two isolates were Sarocladium oryzae. On the growth rate of fungal colonies KSN1 and TTJ3 which was Sarocladium oryzae showed slowest growth rate, on the other hand CPC11 which was Fusarium spp. showed the fastest growth rate compare to other isolates. Fusarium spp. were in general had white with dark purple, yellowish brown, and purple colony colour, have a macroconidia in the shape of canoe with apical hooked, papilate, and blunt, and basal as a foot shaped, and produced chained microconidia and produced some a false head. While Sarocladium oryzae which had white colonies with lower yellow colonies. Conidia resemble Fusarium spp. microconidia. which was smaller in size and has no chlamydospores.

Kata Kunci : Karakterisasi, busuk pelepah padi, Fusarium sp., Sarocladium oryzae. / Characterization, rice sheath rot, Fusarium spp., Sarocladium oryzae.

  1. S1-2018-364325-abstract.pdf  
  2. S1-2018-364325-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-364325-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-364325-title.pdf