HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN ORTODONTI DAN TINGKAT KEBUTUHAN PERAWATAN GIGI (Kajian pada Sekolah Menengah Kejuruan Kecamatan Prembun Kebumen)
RATNA MARETA ARINA, Dr. drg. Sri Suparwitri., SU, Sp.Ort(K);drg. Soekarsono Hardjono, Sp.Ort(K)
2018 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGIGigi merupakan investasi bagi kesehatan sepanjang hidup, peranannya cukup besar dalam mempersiapkan zat makanan sebelum absorpsi nutrisi pada saluran pencernaan. Perawatan ortodonti bertujuan untuk memperbaiki maloklusi atau kelainan posisi gigi. Beberapa tahun terakhir ini, jumlah perawatan ortodonti yang dilakukan meningkat dengan tajam, sehingga semakin banyak pasien yang memberikan perhatian terhadap penyimpangan dari bentuk normal rongga mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang perawatan ortodonti dan tingkat kebutuhan perawatan gigi di SMK Prembun, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI di SMK Tamtama Prembun, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen dengan kriteria usia subjek 15-17 tahun, yang berjumlah 88 siswa. Subjek mengisi kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang perawatan ortodonti, kemudian subjek diperiksa menggunakan Aesthetic Component (AC) pada Index of Orthodontic Treatment Need (IOTN) untuk mengetahui tingkat kebutuhan perawatan ortodonti. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan kategori dengan subjek terbanyak adalah kategori kurang dalam pengetahuan ortodonti dan kategori membutuhkan sedikit perawatan. Hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman, didapatkan hasil signifikansi p=0,533 dan r=0,067. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang perawatan ortodonti dan tingkat kebutuhan perawatan gigi.
Teeth are our investment for lifelong health, the role is to prepare food before nutrient absorption in gastrointestinal tract. Orthodontic treatment aims to correct malocclusion and tooth abnormalities. In recent years, the number of orthodontic treatments has increased, so that more patients are paying attention to deviations from the normal form of the oral cavity. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge about orthodontic treatment and the level of dental treatment needs at SMK Prembun, Kecamatan Prembun, Kebumen. This research was an observational study with cross sectional design. The subjects of this study were students of grade X and XI at SMK Tamtama Prembun, Kecamatan Prembun, Kebumen, with criteria 15-17 years of age, which amounted to 88 students. Subjects filled out questionnaires to find out the level of knowledge about orthodontic treatment, then subjects were examined using Aesthetic Component (AC) of the Index of Orthodontic Treatment Need (IOTN) to determine the level of orthodontic treatment needs. The data is analyzed using correlation analysis. As the results, most subjects were lacking in orthodontic knowledge and require little treatment. The results were analyzed using Spearman correlation test and significance result were p = 0,533 and r = 0.067. The conclusion of this study is that there is no relationship between the level of knowledge about orthodontic treatment and the level of dental treatment needs.
Kata Kunci : Maloklusi, pengetahuan perawatan ortodonti, kebutuhan perawatan gigi, IOTN/Malocclusion, knowledge of orthodontic treatment, dental treatment needs, IOTN