Analisis Kepentingan Cina di Asia Tenggara: Pembentukan Lancang-Mekong Cooperation Mechanism
AUZAN RAMADHAN, Dr. Nur Rachmat Yuliantoro, S.I.P.,M.A.
2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALCina memiliki perilaku yang kurang baik terhadap negara-negara di kawasan Mekong terutama dalam kasus konflik air di sungai Mekong selama satu dekade terakhir. Namun demikian, hal tersebut berubah ketika Cina membuat keputusan yang mengejutkan dengan membentuk Lancang-Mekong Cooperation Mechanism (LMCM) pada tahun 2015, sebagai alternatif dari rezim pengelolaan dan pengembangan air seperti Mekong River Commission (MRC) yang telah ada sebelumnya di kawasan. Alasan dari pembentukan LMCM oleh Cina merupakan fokus utama dalam skripsi ini. Skripsi ini berargumen bahwa lingkungan eksternal merupakan faktor utama yang mendorong Cina untuk membentuk LMCM sejak awal. Dengan menggunakan perspektif neorealis, skripsi ini menganalisis politik luar negeri Cina terhadap pembentukan LMCM dengan mengamati struktur dari sistem internasional di kawasan Asia Tenggara, terutama di kawasan Mekong. Dalam skripsi ini ditemukan bahwa terdapat adanya perubahan di dalam sturktur sistem internasional di kawasan Asia Tenggara yang sangat dipengaruhi oleh kehadiran kembalinya pengaruh Amerika Serikat di kawasan. Cina juga memiliki agenda nasional-nya sendiri yang harus dipenuhi dengan dibentuknya LMCM.
China has a bad attitude toward the countries within the Mekong region in the case of Mekong river water conflict for the past decade. However, everything change when China made a shocking decision with the creation of Lancang-Mekong Cooperation Mechanism (LMCM) in 2015, as an alternative for water management and development regime that already exist such as Mekong River Commission (MRC ) in the region. The reason behind the creation of LMCM by China is the main focus of this study. This study argues that external environment is the main factor that drives China to create LMCM at first place. With neorealism as a theoretical framework, this study analyses China’s foreign policy toward the creation of LMCM by examining the structure in the international system of South East Asia, especially in Mekong region. This study found that there are structural changes in the international system of South East Asia that heavily caused by the re-engagement of United States influences in the region. China also has their own national agenda to be fulfilled by the existence of the LMCM.
Kata Kunci : China, Mekong, Lancang-Mekong Cooperation Mechanism, Neorealism