Penerapan Asas Partisipatif dan Asas Keterbukaan dalam Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.
KIKI FAZRIYAH, Hendry Julian Noor, S.H., M.Kn.
2018 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian dalam penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan asas partisipatif dan asas keterbukaan dalam pengelolaan keuangan desa di Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap dan segala kendala dalam penerapan asas-asas tersebut. Penelitian ini metode pendekatan yang bersifat empiris. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh data primer yaitu data lapangan dan data sekunder yaitu data kepustakaan. Data tersebut dikumpulkan dan disusun kemudian dianalisis secara kualitatif oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan asas partisipatif dan asas keterbukaan telah diterapkan dalam pengelolaan keuangan desa. Penerapan asas partisipatif tersebut dilihat dalam proses perencanaan keuangan desa maupun pengawasan dalam keuangan desa. Penerapan asas keterbukaan dapat dilihat dengan pemerintah Desa Tritih Wetan memberikan informasi berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa yang dapat diakses oleh masyarakat umum seperti dalam papan informasi maupun website. Kendati sudah diterapkan namun hal ini masih terdapat kendala yakni tidak semua masyarakat ikut serta aktif dan masih terbatasnya sumber daya manusia dalam pemerintahan desa sendiri.
The research for legal writing is aimed for knowing and analyzing the implementation of participatory principle and openness principle in the performance of village financial management in Tritih Wetan Village, Cilacap Regency, and the problems village government and village communities has faced in its implementation. The research in this legal writing is empirical legal research using primary and secondary data. Primary data is obtained through field research and secondary data is obtained through library research. The data collected, arranged and analyzed with qualitative method. Result of research indicate that principle of participatory and openness is used in village financial management. The implementation of participatory principle can be seen from the process of planning also control by villagers. The implementation of openness principle can be seen from the Tritih Wetan Village giving information about village financial management which can be accessed by general public using information board and website. Eventhough the principles has already been used, there are some problems faced in its implementation like not every villagers are active and the people resoucers in the government are still lack.
Kata Kunci : Keuangan Desa, Pengelolaan Keuangan Desa, Asas Partisipatif, Asas Keterbukaan, Village Financial, Village Financial Management, Participatory Principle, Openness Principle