POTENSI SUMBERDAYA DAN KELEMBAGAAN PETANI LAHAN PASIR PANTAI DI KABUPATEN BANTUL DAN KULON PROGO
ANNISA APRILYA PUTRI, Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. ; Ir Harsoyo, M.Ext. Ed. ; Dr. Ir. Roso Witjaksono, M.S.
2018 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANKajian potensi sumberdaya dan kelembagaan petani di kawasan marginal lahan pasir pantai di Kabupaten Bantul dan Kulon Progo memiliki arti yang strategis dalam pembangunan daerah serta pembangunan masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bantul dan Kulon Progo dengan tujuan mengetahui: 1) Mendiskripsikan potensi sumberdaya (alam, ekonomi dan sosial budaya) petani di lahan pasir pantai Kabupaten Bantul dan Kulon Progo, 2) Mendiskripsikan struktur dan peran kelembagaan sosial ekonomi terkait dengan pengembangan lahan pasir pantai Kabupaten Bantul dan Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan teknik survei. Sampel yang digunakan adalah petani lahan pasir pantai di Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul dan Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo. Sampel petani sebanyak 56 petani diambil secara acak dengan rincian 30 petani dari Kecamatan Sanden dan 26 petani dari Kecamatan Panjatan. Metode analisis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi sumberdaya yang dimiliki oleh kawasan lahan pasir pantai Kabupaten Bantul dan Kulon Progo memiliki kesamaan. Ditinjau dari struktur dan peran, kelembagaan memegang peran yang penting dengan rincian sebagai berikut: (a) norma masih berkerja dengan efektif dan cukup kuat, (b) kepimpinan kelompok tani cukup efektif, (c) peran anggota dalam kegiatan kelompok dan usaha pertanian cukup aktif, (d) peran kelompok tani sangat penting dan efektif, (e) peran ketua kelompok dan pengurus kelompok juga mendapat apresiasi yang tinggi dari anggota kelompok
Study on potencies of resources and farmers institution in the marginal area of coastal and sandy farming land in Bantul and Kulon Progo Regency has a strategic meaning in district development and local community development. This research conducted in Bantul and Kulon Progo with the objectives research are: 1) To describe the farmers potency resources (natural, economic and socio-cultural) in coastal and sandy farming land of Bantul and Kulon Progo Regency; 2) to describe the structure and role of socio-economic institution which related to land development in coastal area of Bantul and Kulon Progo. The method used in this research was an analytical descriptive method with survey technique. The samples used in this research was farmers of coastal farming area in Sanden District, Bantul Regency and Panjatan District, Kulon Progo Regency. The samples consist of 56 farmers were randomly covering 30 farmers from Sanden Sub-district and 26 farmers from Panjatan Sub-district. The analytical method uses a qualitative approach. The research results show that the potency resources in coastal farming area of Bantul and Kulon Progo Regency have the similar type. Considering the structure and role, institutions have an important role as follows details: (a) community norms are still working effectively and strongly enough; (b) the leadership of the farmers group are quite effective; (c) the roles of member in farmers activities and agriculture group are quite active, (d) the role of the farmer group is very important and effective, (e) the role of group leader and group committe were team also gained high appreciation from the group members.
Kata Kunci : Lahan pesisir pantai, sumberdaya, kelembagaan, sosial ekonomi, petani. / Coastal land, resources, institutions, socio-economic, farmers.