Laporkan Masalah

ANALISIS PENERIMA BANTUAN KREDIT MIKRO PADA USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

LINTANG GIA PURWASHANTI, Ir. Mujtahidah Anggriani Ummul Muzayyanah,S.Pt., MP., Ph. D.,IPM ; Dr. Ir. Rini Widiati, MS

2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakteristik sosial ekonomi dan perbedaan besarnya pinjaman, serta mengetahui kegunaan pinjaman oleh peternak responden pada Kelompok Ternak Bismo dan Kelompok Ternak Sidomakmur yang diintroduksikan kredit mikro. Materi yang digunakan dalam penelitain ini adalah peternak sapi potong di Kelompok Ternak Sidomakmur, Kabupaten Sleman dan Kelompok Ternak Bismo, Kabupaten Bantul. Peternak responden adalah anggota kelompok ternak yang meminjam micro-lending yaitu masing-masing sebanyak 17 dan 15 peternak peminjam micro-lending di lokasi penelitian. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis uji beda rerata. Hasil analisis uji t menunjukan bahwa terdapat perbedaan karakteristik sosial yaitu luas lahan garapan dan pendidikan diantara dua kelompok sampel (P<0.05) sedangkan karakteristik ekonomi pendapatan dan jumlah pinjaman tidak ada perbedaan yang signifikan diantara dua kelompok sampel. Modal pinjaman awal masing-masing kelompok sebesar Rp. 40 juta, dengan rata-rata pinjaman di Kelompok Ternak Bismo adalah Rp. 2.352.941.00 dan pada Kelompok Ternak Sidomakmur sebesar Rp. 3.200.000.00, sebagian besar pinjaman dari kedua kelompok dialokasikan untuk mendukung operasional pemeliharaan sapi potong (50%), untuk operasional lahan pertanian (37,5%), serta untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga (12.5%).

This study aims to analyze the difference of some socioeconomic aspects, the funding levels, and also the loan utilization of farmer in the Bismo Livestock Group and Sidomakmur Livestock Group which had been introduced to micro-lending. The material used in this research was the farmer from Sidomakmur Livestock Group, Sleman District and Bismo Livestock Group, Bantul District. Respondents Farmers consisted of 17 respondents from Bismo Livestock Group and 15 respondents from Sidomakmur Livestock Group who has done the micro-lending in each site. The data analysis used was descriptive statistic and mean difference analysis. The T-Test analysis showed a difference in socioeconomic aspects which are which were the wide-ranging factors of land cultivation (p <0.05) and education (p <0.05), while the economic income aspect and amount of loan did not show a significant difference between the livestock groups. The initial loan capital of the respondent farmer was Rp. 40 million in each livestock group, with the average Loan in the Bismo Livestock Group was Rp. 2,352,941.00 and in Sidomakmur Livestock Group was Rp. 3.200.000,00, Most of the funds borrowed was used by both livestock groups to support cattle raising operations (50%), for agricultural land operations (37.5%), and for household needs (12.5%).

Kata Kunci : Kelompok ternak, usaha sapi potong, pinjaman, micro-lending

  1. S1-2018-346186-abstract.pdf  
  2. S1-2018-346186-bibliography.pdf  
  3. s1-2018-346186-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-346186-title.pdf