VIABILITAS BENIH CEMARA UDANG (Casuarina equisetifolia) BERDASARKAN JARAK DARI PANTAI DAN UMUR POHON
TIMOTY NOVIANTARA, Dr. Ir. Handojo Hadi Nurjanto, M. Agr.SC
2018 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTANRehabilitasi kawasan pantai secara biologis dapat dilakukan dengan penanaman tumbuhan yang mampu tumbuh dan beradaptasi dengan baik pada kondisi pantai yang ekstrim. Cemara udang (Casuarina equisetifolia) merupakan salah satu jenis tanaman yang mampu tumbuh dilahan pantai dengan baik sehingga cocok untuk dikembangkan dalam rangka rehabilitasi pantai. Untuk melakukan kegiatan rehabilitasi tersebut diperlukan pohon yang dapat menghasilkan benih dengan viabilitas tinggi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh jarak pohon dari bibir pantai dan umur pohon terhadap viabilitas benih cemara udang (Casuarina equisetifolia). Penelitian dilakukan menggunakan rancangan CRD (Completely Randomized Design) dimana dalam setiap perlakuan perkecambahan benih dilakukan secara acak dengan 2 perlakuan umur (9 tahun dan 4 tahun) serta 3 jarak tanam pohon dari pantai (25 meter, 75 meter, dan 125 meter) dengan 3 ulangan untuk masing-masing perlakuan. Pengambilan sampel buah dilakukan di Pantai Goa Cemara, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pengujian viabilitas benih dilaksanakan di Desa Kalilumpang, Kepurun, Manisrenggo, Klaten. Waktu penelitian yaitu bulan November 2017 - Januari 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viabilitaas benih cemara udang dipengaruhi oleh umur dan jarak pohon dari pantai. Hal ini dapat dibuktikan bahwa pada pohon dengan umur 9 tahun memiliki viabilitas 38% sedangkan pada pohon dengan umur 4 tahun hanya 6,6%. Selain itu semakin jauh jarak pohon dari bibir pantai akan semakin tinggi viabilitas benihnya.
Rehabilitation of coastal areas can be done biologically by planting plants that are able to grow and adapt well to extreme coastal conditions. Coast she-oak (Casuarina equisetifolia) is one type of plant capable of growing on the beach, so it is suitable to be developed in order to rehabilitate the coast. To perform the rehabilitation activities required trees that can produce seeds with high viability. This research is intended to know the influence of tree distance from shoreline and tree age to viability of Coast she-oak (Casuarina equisetifolia). The study was conducted using a CRD (Completely Randomized Design) with 2 treatment ages (9 years and 4 years) and 3 tree plant spacing from the beach (25 meters, 75 meters and 125 meters) with 3 replications for each treatment. Fruit sampling was conducted at Goa cemara Beach, Sanden Sub-district, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region and testing of seed viability was carried out in Kalilumpang Village, Kepurun, Manisrenggo, Klaten. The time of research is November 2017 - January 2018. The results showed that the viability of Coast she-oak seeds was influenced by the age and distance of trees from the shore. It can be proved that in trees with age 9 years have viability 38% while in tree with age 4 year only 6,6%. In addition, the further distance the tree from the shoreline will be the higher the viability of the seed.
Kata Kunci : Benih, Cemara Udang, Viabilitas, Kondisi Fisik Pohon, Hutan Pantai